PTPP Bagi-Bagi Dividen Lebih Sedikit, Sahamnya Berpotensi Terkoreksi
Salah satu emiten konstruksi Indonesia, PT Pembangunan Perumahan (Persero), Tbk (PTPP) berencana untuk membagikan dividen sebesar Rp 106 miliar untuk buku tahun 2014 (20% dari laba bersih 2014) atau setara dengan Rp 21,8 per lembar saham. Jumlah dividen ini lebih rendah daripada jumlah dividen yang dibagikan perseroan pada tahun lalu yang mencapai Rp 126,2 miliar (30% dari laba bersih 2013). Sesuai aturan yang berlaku, dividen akan dibagikan dalam waktu 30 hari ke depan.
Melihat kinerja keuangan hingga kuartal pertama 2015, PTPP berhasil membukukan kenaikan laba bersih sebesar 52% menjadi Rp 93,6 miliar dibandingkan periode sebelumnya Rp 61,4 miliar. Namun di sisi lain pendapatan PTPP menurun tipis 0,55% menjadi Rp1,98 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 1,99 triliun. Selain itu, beban pegawai perseroan meningkat sebesar 44,71% menjadi Rp 66,02 miliar dari periode Maret tahun lalu sebesar Rp 45,62 miliar.
Bebaan pajak perseroan tercatat mengalami peningkatan sebesar 12,78% menjadi Rp 68,44 miliar dari yang sebelumnya Rp 60,68 miliar. Adapun laba per saham dasar perseroan pada kuartal I-2015 sebesar Rp 19 per saham dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yang bernilai Rp 13 per saham. Total aset PTPP hingga Maret 2015 mencapai Rp 13,90 triliun atau turun 4,85% dari periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 14,61 triliun.
ROA dan ROE PTPP pada kuartal awal tahun ini mengalami peningkatan dari kuartal pertama 2014 dimana ROA pada awal tahun 2015 menjadi 1,16% dari yang sebelumnya 0,83% dan ROE pada awal 2015 menjadi 6,52% dari yang sebelumnya 5,10%. Ini menununjukkan bahwa kinerja keuangan PTPP lebih baik dari periode sebelumnya. Di hal lain, PT Adhi Karya (Persero), Tbk (ADHI) selaku kompetitor memiliki ROA dan ROE masing sebesar 0,43% dan 2,78% pada kuartal I-2015. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja PTPP lebih baik dibandingkan ADHI.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Kamis (21/5), saham PTPP ditutup turun 1,3% pada level 4030 setelah penutupan perdagangan sebelumnya berada di level 4085 dan bergerak pada kisaran 4030 – 4105 dengan volume perdagangan saham mencapai 52239 lot saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, saham PTPP mengalami tren penguatan dari awal tahun hingga saat ini. Indikator Stochastic masih menunjukkan pergerakan berada di area jenuh beli. Indikator Average Directional Movement menunjukkan garis –DI sedikit berada di atas garis +DI serta garis ADX yang menurun menggambarkan bahwa tren saham PTPP diperkirakan berpotensi melemah dengan sangat terbatas. Dengan kondisi teknikalnya, PTPP berpotensi terkoreksi dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakkan PTPP. Rekomendasi trading berada pada kisaran support di level 3980 hingga resistence di level 4130.
Seno Kuncoro/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens
0 komentar:
Posting Komentar