IHSG
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan hari Selasa (26/5) tercatat alami penguatan sebesar 0.67 persen ke posisi 5,323. Sementara saham-saham unggulan pada indeks LQ-45 ditutup melemah 0.88 persen ke level 929.01. Sepanjang perdagangan IHSG sempat menyentuh level terendah 5,284.11 dan level tertinggi 5,347.13.
Prediksi
Analyst Vibiz Research Center melihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak dalam koreksi menyusul adanya tekanan tajam pada bursa global. IHSG diprediksi terkoreksi tertekan aksi ambil untung setelah pada perdagangan kemarin berhasil mengalami penguatan menembus level 5300, ditengah pelemahan rupiah terhadap dollar AS menyusul pernyataan dari Gubernur The Fed Janet Yellen yang mengharapkan untuk menaikkan suku bunga tahun ini jika proyeksi ekonomi sesuai prediksinya. Hal ini akan dilanjutkan dengan kenaikan suku bunga acuan secara bertahap.
Sementara sentimen positif datang dari Lembaga pemeringkat internasional Standard and Poor’s (S&P) yang menaikkan outlook rating Indonesia dari Stable menjadi Positive
0 komentar:
Posting Komentar