Besaran Dividen JRPT Alami Kenaikan Namun Sahamnya Dalam Tekanan
Dalam rapat umum pemegang saham PT Jaya Real Property Tbk. (JRPT) membagikan dividen sebesar Rp17,5 per lembar saham, atau naik 30% dari jumlah tahun lalu yang sebesar Rp13,5 per lembar saham. Perseroan menyetujui untuk membagikan dividen dengan jumlah sekitar 31,89% atau 33,31% dari laba perseroan buku 2014. Adapun sisa laba bersih akan dicatatkan sebagai laba di tahan, dan Rp11 miliar digunakan sebagai dana cadangan.
JRPT membukukan laba bersih tahun 2014 sebesar Rp722,48 miliar atau Rp54,87 per saham. Laba bersih 2014 menunjukkan kinerja perseroan tahun 2014 mengalami pertumbuhan sebesar 32,08% bila dibandingkan dengan Laba bersih tahun 2013 yaitu Rp547,01 miliar atau Rp41,45 per saham.
Pertumbuhan kinerja tahun 2014 didukung oleh Pendapatan Pokok tahun 2014 meningkat 46,87% menjadi Rp1,94 triliun dari Pendapatan Pokok tahun 2013 yaitu Rp1,32 triliun. Laba bersih dari Asosiasi mengalami penurunan dari Rp10,76 miliar menjadi Rp6,80 miliar.
Beban Pokok mengalami kenaikan dari Rp523,17 miliar menjadi Rp884,56 miliar, dan Beban Usaha mengalami kenaikan dari Rp211,93 miliar menjadi Rp268,68 miliar, Pendapatan (Beban) keuangan mengalami penurunan dari Rp40,33 miliar menjadi Rp32,70 miliar.
JRPT merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan real estat, pusat perbelanjaan dengan Proyek Bintaro Jaya, Graha Raya, Bintaro Trade Center, Plaza Bintaro Jaya, Plaza Slipi Jaya, Pasar Senen V, Pusat Grosir Senin Jaya, Jembatan Multi Guna, Bintaro Jaya Exchange, Pasar modern dan Pengelola kawasan bintaro serta melakukan investasi di entitas anak dan asosiasi. Penjualan Kavling tanah dan Unit bangunan merupakan pendapatan yang memberikan kontribusi terbesar ke Pendapatan Pokok JRPT pada tahun 2014 dan 2013 masing-masing sebesar Rp1,64 triliun dan Rp1,11 triliun, sedangkan Sewa, Pengelolaan Lingkungan, Jasa Pemeliharaan, parkir dan Ice Rink sebesar Rp292,85 miliar dan Rp208,59 miliar.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Jumat (5/6/15) saham JRPT dibuka pada level 965 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 965 dan bergerak dalam kisaran 945-965 dengan volume perdagangan saham mencapai 10000 lembar saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham JRPT sejak awal penawaran saham perdana terpantau bergerak dalam pengatan signifikan. Namun saat ini mulai dalam tekanan koreksi. Terpantau indikator MA sudah bergerak turun dan pola Invertes Hammer terbentuk pada Middle Bolinger Band yang menunjukan JRPT dalam potensi sideways. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak di area jenuh jual.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak naik yang menunjukan pergerakan JRPT dalam potensi tertekan. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju JRPT bergerak terbatas dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan JRPT. Rekomendasai Trading pada target level support di level Rp900 hingga target resistance di level Rp1100.
Regi Fachriansyah/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens
0 komentar:
Posting Komentar