Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) memutuskan untuk membagikan dividen senilai Rp12,95 miliar kepada pemegang sahamnya atau sebesar Rp9,7 per lembar saham dividen akan dibagikan pada 31 Juli 2015 dengan DPS hingga 9 Juli 2015. Untuk laba tahun 2014 perseroan mencapai Rp129 miliar dimana sisa laba bersih Rp115,52 miliar akan digunakan sebagai dana cadangan untuk pengembangan usaha.
Electronic City Indonesia mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 10,6 persen, dari Rp2,01 triliun pada 2013 menjadi Rp2,22 triliun pada 2014. Peningkatan ini disebabkan oleh pertumbuhan penjualan barang-barang elektronik dan komisi penjualan barang konsinyasi pada toko yang dibuka pada 2014.
Laba kotor perseroan meningkat 5,7 persen dari Rp406 miliar pada 2013 menjadi Rp429 miliar pada 2014. Namun, laba bersih perseroan turun 37,7 persen dari Rp207 miliar pada 2013 menjadi Rp129 miliar pada 2014.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Selasa (30/6/15) saham ECII dibuka pada level 1,290 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 1,290 dan bergerak dalam kisaran 1,290 – 1,290 dengan volume perdagangan saham mencapai 1,500 saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham ECII sejak awal November terpantau mengalami pelemahan tajam dan saat ini berada dalam potensi mendapatkan tumpuan rebound. Terpantau indikator MA sudah bergerak naik dan pola Hammer terbentuk pada Middle Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area tengah setelah sebelumnya berada pada area jenuh jual.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak naik yang menunjukan pergerakan ECII dalam potensi koreksi. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju ECII masih akan dalam koreksi terbatas dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan ECII. Rekomendasai Trading pada target level support di level Rp1050 hingga target resistance di level Rp1435.
Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens
Editor: Jul Allens
0 komentar:
Posting Komentar