Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi 1 siang ini ditutup melemah jika dibandingkan dengan penutupan kemarin. Siang ini (25/6) IHSG turun sebesar 0.3 persen ke level 4,934.21. Sementara saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 mengalami pelemahan sebesar 0.01 persen ke level 851.74. Sepanjang perdagangan IHSG sempat menyentuh level terendah 4947 dan level tertinggi 4972.
Pada perdagangan siang ini tercatat 112 saham menguat, sementara 126 saham melemah dan sisanya stagnan. Volume transaksi siang ini mencapai 1.96 miliar lot saham dengan nilai transaksi Rp1.84 triliun dan transaksi sebanyak 97.580 kali.
Secara sektoral, tercatat semua sektor mengalami pelemahan yang dipimpin oleh Konsumer dan Keuangan yang masing-masing mengalami pelemahan sebesar 3.5% dan 2%. Terpantau saham-saham yang menjadi penekan IHSG adalah BBRI, PGAS, BBCA, BBNI, BMRI dan SSMS.
Analyst Vibiz Research Center memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dalam penguatan terbatas ditengah penguatan pada bursa global ditengah sentimen perkembangan utang Yunani. Proposal baru yang diajukan Yunani memuaskan kreditor sehingga memicu optimisme kesepakatan akan segera tercapai. Presiden Komisi Eropa juga mengatakan semua pihak semakin mendekati suatu kesepakatan. Sementara dari AS, The Fed menyatakan ekonomi AS tumbuh moderat dan cukup kuat untuk mendukung kenaikan suku bunga acuan. Namun kekhawatiran tetap ada terkait pemulihan pasar tenaga kerja.
Untuk sentimen lokal datang dari respon investor terhadap rilis data neraca perdagangan Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan RI pada Mei 2015 mencetak surplus US$ 950 juta, terdiri dari ekspor sebesar US$ 12,56 miliar dan impor sebesar US$ 11,61 miliar. Selain itu, Bank Indonesia memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan BI (BI Rate) berada di level 7,5%. Sementara itu, suku bunga lending facility tetap berada di level 8% dan deposit facility di level 5,5%.
IHSG diperkirakan akan di kisaran support 4800-4.850, dan resisten 5.050 – 5100. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : TLKM, INCO, BSDE, SSMS.
Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens
Editor: Jul Allens
0 komentar:
Posting Komentar