Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan pagi ini dibuka menguat. Pagi ini (13/7) IHSG dibuka menguat 0.08 persen ke posisi 4,862.91. Sementara saham-saham unggulan pada indeks LQ-45 dibuka menguat 0.13 persen ke level 831.11. Adapun perdagangan pagi ini sebanyak 59 saham menguat, 44 saham melemah, dan sisanya saham stagnan.
Perdagangan hari ini dibuka dengan volume transaksi perdagangan saham pagi ini tercatat sebanyak 240 juta lembar saham dengan nilai sebesar Rp284 miliar. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 9.550 kali.
Secara sektoral, tercatat 6 sektor yang menguat dipimpin oleh sektor keuangan dan industri dasar yang naik masing-masing sebesar 0.56% dan 0.46%. Adapun emiten yang menjadi penopang IHSG pada perdagangan pagi hari ini adalah BMRI, BBRI, SMRA, WIKA dan PGAS.
Analyst Vibiz Research Center memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dalam penguatan terbatas ditopang aksi bargain hunting ditengah tekanan pada bursa global setelah perkembangan utang Yunani. Bank Sentral Eropa ECB diperkirakan akan mengakhiri pinjaman darurat kepada sistem perbankan Yunani. Yunani sangat tergantung pada bantuan likuiditas darurat dari Bank Sentral Eropa setelah krisis ekonomi menerpa negara itu. Dana talangan alias bailout untuk Yunani, yang dililit hutang, akan berakhir pada Selasa (30/06) dan pembicaraan kedua pihak sejauh ini telah terputus. Perbankan Yunani akan mengalami kesulitan serius dalam waktu dekat, apabila ECB mengakhiri pinjamannya.
Bank Indonesia memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan BI (BI Rate) berada di level 7,5%. Sementara sektor properti dan keuangan jadi penggerak ditengah kebijakan pemerintah dengan memberlakukan kebijakan makroprudensial dalam bentuk pelonggaran Rasio Loan to Value (LTV) atau Rasio Financing to Value (FTV) untuk kredit properti dan penurunan uang muka untuk kredit kendaraan bermotor. IHSG diperkirakan akan di kisaran support 4800-4.850, dan resisten 5.050 – 5100. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : TLKM, INCO, BSDE, SSMS.
Regi Fachriansyah/VMN/VB/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang
Editor: Asido Situmorang
0 komentar:
Posting Komentar