BERUSAHA MELUASKAN USAHANYA, SAHAM BSDE BERGERAK SIDEWAYS


Ditengah kondisi ekonomi dalam negeri yang berupaya terus bertumbuh, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mampu menyokong pertumbuhan kinerja keuangan dalam jangka panjang. Bumi Serpong Damai (BSDE) merupakan salah satu pengembang properti paling bernilai dan berharga karena hal ini didukung oleh aset yang dikuasai oleh perseroan yaitu berupa cadangan lahan (land bank) di BSD City yang memiliki luas sekitar 2.300 hektar.
Dengan memiliki luas tanah yang cukup besar ini membuat perseroan tetap melangkah maju ke depan bahkan diperkirakan sampai dengan 15 tahun mendatang. Selain itu didukung juga oleh animo masyarakat terhadap pembelian properti yang masih menjanjikan. Banyak masyarakat yang melirik BSD karena melihat strategisnya lokasi dan didukung juga pembukaan Mall AEON dan Indonesia Convention Center (ICE) yang sudah berjalan dan sebagai nilai tambah terhadap kenaikan harga jual properti di BSD. Bahkan BSD saat ini terus meluaskan penjualannya khususnya di bidang property yang saat ini sedang dilakukan di Kalimantan dan Sulawesi.
Sepanjang semester I/2015, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) alami pendapatan usaha naik jadi Rp3,36 triliun dibandingkan pendapatan usaha tahun sebelumnya yang Rp2,44 triliun. Adapun beban pokok naik jadi Rp856,24 miliar dari beban pokok tahun sebelumnya Rp634,36 miliar dan laba kotor naik jadi Rp2,51 triliun dari laba kotor tahun sebelumnya Rp1,81 triliun.
Beban usaha naik jadi Rp807,28 miliar dari beban usaha tahun sebelumnya Rp654,78 miliar dan laba usaha naik jadi Rp1,70 triliun dari laba usaha tahun sebelumnya Rp1,15 triliun. Bagian laba bersih investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama turun tajam jadi Rp449,16 juta dari bagian tahun sebelumnya Rp1,58 triliun membuat laba sebelum pajak anjlok menjadi Rp1,71 triliun dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp2,81 triliun. Sementara total aset per Juni 2015 mencapai Rp34,61 triliun dari total aset per Desember 2014 yang Rp28,21 triliun.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Senin (31/8/15) saham BSDE dibuka pada level 1,585 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 1,585 dan bergerak dalam kisaran 1,580 – 1,625 dengan volume perdagangan saham mencapai 2 juta saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham BSDE sejak pertengahan bulan Agustus terlihat mengalami tren penurunan namun sempat rebound dan di akhir bulan ini mengalami penurunan. Terpantau indikator MA bergerak turun, selain itu indikator Stochastic mulai bergerak naik melewati area tengah.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik tapi mulai stagnan, didukung oleh +DI yang juga bergerak naik yang menunjukan pergerakan BSDE dalam posisi sideways. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju BSDE masih akan dalam tren konsolidasi dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan BSDE. Rekomendasi Trading pada target level support di level Rp1558 hingga target resistance di level Rp1688.

Connie/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

0 komentar:

Posting Komentar