Bisnis ROTI Tengah Tahun Untung Besar, Laju Sahamnya Diuji Level Support


Pada semester I 2015 emiten penjualan roti dengan merek dagang Sari Roti, PT. Nippon Indosari Corpindo Tbk. (ROTI) mengalami pertumbuhan sebesar 22,98% menjadi Rp. 123,35 miliar atau Rp. 24,37 per saham dari laba bersih Semester I 2014 sebesar Rp. 100,30 miliar atau Rp. 19,81 per saham.

Pertumbuhan kinerja ROTI didukung oleh pertumbuhan penjualan yang cukup besar yaitu 14,29% atau tumbuh dari Rp. 0,91 triliun Semester I 2014 menjadi Rp. 1,04 triliun Semester I 2015. Penjualan dari ROTI sangat berpengaruh kepada pangsa pasar bahkan memberikan kontribusi terbesar terhadap Penjualan Utama perseroan dengan pendapatan pada Semester I 2015 dan Semester I 2014 masing-masing sebesar Rp. 691,02 miliar dan Rp. 548,89 miliar

Namun pada beban Pokok Perseroan mengalami penurunan dari Rp. 491,64 miliar di Semester I 2014 menjadi Rp. 490.50 miliar di Semester I 2015, Sedangkan pada beban usaha mengalami kenaikan dari Rp. 282,61 miliar menjadi Rp. 349,78 miliar, serta Beban Keuangan mengalami kenaikan dari Rp. 6.41 miliar menjadi Rp. 34,32 miliar. Sehingga total aset pada Perseroaan Semester I 2015 mencapai Rp. 2,45 triliun naik dari Rp. 2,14 triliun di tahun 2014, dan Total Utang pun juga mengalami kenaikan dari Rp. 1,18 triliun di tahun 2014 menjadi Rp. 1,40 triliun pada Semester I 2015.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Rabu (12/8/15) saham ROTI dibuka pada level 1,150 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 1,150 dan bergerak dalam kisaran 1,120 – 1,150 dengan volume perdagangan saham mencapai 1,15 juta saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham ROTI sejak awal Februari terpantau bergerak dalam pelemahan namun saat ini mencoba untuk mendapatkan momentum rebound. Terpantau indikator MA sudah bergerak turun dan pola Inverted Hammer terbentuk pada Lower Bolinger Band yang menunjukan ROTI dalam potensi rebound. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak di area jenuh jual.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak naik yang menunjukan pergerakan ROTI dalam potensi menutup gap pelemahan. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju ROTI menguat terbatas dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan ROTI. Rekomendasai Trading pada target level support di level Rp1075 hingga target resistance di level Rp1250.





Regi Fachriansyah/VMN/VB/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

0 komentar:

Posting Komentar