Sepanjang semester I/2015, Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) meraup laba bersih sebesar Rp7,44 triliun atau naik tipis 2,2 %dari posisi laba di semester I-2014 sebesar Rp7,28 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.
Perseroan menyebutkan, perolehan laba yang naik 2,2% merupakan hasil positif dari pendapatan perseroan yang naik menjadi Rp48,84 triliun di akhir Juni 2015, yakni dari posisi pendapatan sebesar Rp43,54 triliun di periode yang sama tahun lalu. Sementara, beban operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi menjadi Rp14,02 triliun atau naik dari posisi Rp10,76 triliun di semester I-2014.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Senin (3/8/15) saham TLKM dibuka pada level 2,940 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 2,940 dan bergerak dalam kisaran 2,880 – 2,940 dengan volume perdagangan saham mencapai 49 juta saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham TLKM sejak awal bulan Maret terlihat terus mengalami koreksi dan menembus level support, namun saat ini berusaha bergerak naik dimana indikator MA sudah bergerak naik dan pola Doji Star menembus Upper Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area jual. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju TLKM masih akan menguat terbatas dalam pergerakan mingguan dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan TLKM. Rekomendasi Trading pada target level support di level Rp2750 hingga target resistance di level Rp3000.
Regi Fachriansyah/VMN/VB/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang
Editor: Asido Situmorang
0 komentar:
Posting Komentar