Pendapatan Tengah Tahun BIPI Menyusut, Laju Sahamnya Tantang Level Resistance


Sepanjang semester I/2015, PT Benakat Integra Tbk (BIPI) membukukan pendapatan yang turun menjadi US$6,31 juta hingga Juni 2015 dibandingkan pendapatan tahun sebelumnya periode yang sama sebesar US$10,64 juta. Adapun beban pokok naik jadi US$8 juta dari beban pokok tahun sebelumnya US$7,74 juta dan rugi kotor diderita US$1,69 juta dari laba kotor tahun sebelumnya yang diraih US$2,90 juta.
Laba sebelum pajak diraih US$2,98 juta turun dibandingkan laba sebelum pajak tahun sebelumnya US$37,74 juta.Laba yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk turun jadi US$3,28 juta dari laba tahun sebelumnya US$37,75 juta. Jumlah aset per Juni 2015 mencapai US$1,45 miliar naik dari jumlah aset per Desember 2014 yang US$1,41 miliar.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Rabu (5/8/15) saham BIPI dibuka pada level 100 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 99 dan bergerak dalam kisaran 98 – 100 dengan volume perdagangan saham mencapai 9,7 juta saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham BIPI sejak awal bulan Januari terlihat terus mengalami pergerakan tekanan dan saat ini pergerakannya dalam potensi pelemahan lanjutan, terpantau indikator MA sudah bergerak turun dan pola Three Black Crows menembus Lower Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area jual
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak turun yang menunjukan pergerakan BIPI dalam tekanan. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju BIPI masih akan dalam pelemahan dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan BIPI. Rekomendasi Trading pada target level support di level Rp88 hingga target resistance di level Rp135.



Regi Fachriansyah/VMN/VB/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

0 komentar:

Posting Komentar