Pada paruh pertama tahun ini, kinerja PT XL Axiata Tbk. (EXCL) terpuruk dengan membengkaknya rugi bersih hingga 91,2% menjadi Rp850,89 miliar dari Rp444,81 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Adapun pelemahan nilai tukar rupiah membuat kinerja emiten telekomunikasi tersebut, tercatat rugi selisih kurs yang dibukukan oleh XL Axiata meroket 458% dari Rp250,73 miliar menjadi Rp1,39 triliun.
Sementara pada pos pendapatan yang dikantongi oleh emiten berkode saham EXCL tersebut juga merosot tipis 3,9% menjadi Rp11,09 triliun pada semester I/2015 dari sebelumnya Rp11,54 triliun. Akan tetapi, perseroan berhasil menekan beban sebesar 2,3% menjadi Rp10,56 triliun dari Rp10,81 triliun. Sehingga, laba kotor XL tergerus menjadi Rp527,14 miliar dari Rp733,09 miliar.
Pada paruh pertama tahun ini, XL menderita rugi sebelum pajak sebesar Rp1,25 triliun dari periode yang sama tahun lalu Rp458,33 miliar. Rugi periode berjalan juga membengkak menjadi Rp850,89 miliar dari sebelumnya Rp444,81 miliar. Sementara itu, rugi bersih per saham dasar yang dikantongi XL Axiata mencapai Rp100 dari sebelumnya Rp53. Hingga 30 Juni 2015, total aset XL Axiata mencapai Rp62,4 triliun, lebih rendah dari akhir tahun lalu Rp63,63 triliun. Liabilitas mencapai Rp49,16 triliun dari Rp49,58 triliun dan ekuitas Rp13,24 triliun dari Rp14,05 triliun.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Jumat (14/8/15) saham EXCL dibuka pada level 2,555 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 2,555 dan volume perdagangan mencapai 594,300 saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham EXCL sejak awal bulan April terlihat terus mengalami pergerakan melemah tertekan ke level support kuatnya, namun saat ini dalam potensi teknikal rebound terpantau indikator MA sudah bergerak turun dan pola Black Marubozu menembus Middle Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area tengah setelah sebelumnya berada pada area jenuh jual.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak flat yang menunjukan pergerakan EXCL dalam potensi menguat terbatas. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju EXCL masih akan terbatas dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan EXCL. Rekomendasi Trading pada target level support di level Rp2230 hingga target resistance di level Rp3050.
Regi Fachriansyah/VMN/VB/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang
Editor: Asido Situmorang

0 komentar:
Posting Komentar