SSIA Turunkan Target Penjualan, Laju Sahamnya dalam Tekanan Lanjutan


Hingga semester pertama 2015, perusahaan yang bergerak di kawasan industri PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) membukukan total penjualan lahan seluas 6,9 hektar, seiring rendahnya penyerapan tanah kawasan industri di Karawang dan Purwakarta. Adapun harga jual rata-rata meningkat sebesar 23,5 persen menjadi US$157,7 per m2 pada semester I 2015 dibandingkan US$127,7 per m2 di periode tahun sebelumnya.
Perseroan memperkirakan pasar kawasan industri secara keseluruhan tetap melemah sampai akhir tahun ini. Hal tersebut mengakibatkan perseroan merevisi target penjualan tahun ini menjadi sebesar 20 hektar. Dari Subang Jawa Barat, perseroan tercatat berhasil membebaskan lebih dari 250 hektar dari 500 hektar yang menjadi target tahun ini. Sementara itu PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA) unit usaha konstruksi perseroan untuk kuartal kedua berhasil membukukan kontrak baru sebesar Rp2,26 miliar atau naik 24,2 persen dari periode tahun sebelumnya. Namun pencapatan itu baru 55,3 persen dari target 2015.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Jumat (7/8/15) saham SSIA dibuka pada level 825 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 825 dan bergerak dalam kisaran 795 – 825 dengan volume perdagangan saham mencapai 2,72 juta saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham SSIA sejak awal Februari terpantau telah berada pada tren bullish namun saat ini SSIA berada dalam potensi koreksi teknikal dan menuju level support terdekat. Terpantau indikator MA sudah bergerak turun dan pola Black Marubozu terbentuk pada Middle Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area jenuh beli setelah sebelumnya berada pada area jenuh jual.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak flat yang menunjukan pergerakan SSIA dalam potensi koreksi. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju SSIA masih akan dalam penguatan terbatas dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan SSIA. Rekomendasai Trading pada target level support di level Rp750 hingga target resistance di level Rp1000.



Regi Fachriansyah/VMN/VB/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

0 komentar:

Posting Komentar