TLKM Segera Tuntaskan Akuisisi AP Teleguam, Laju Sahamnya dalam Koreksi Teknikal


Melalui entitas anak usahanya Telekomunikasi Indonesia International USA Inc (Telkom USA), Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mengakuisisi AP Teleguam Holding Inc, perusahaan induk GTA Teleguam yang merupakan salah satu operator telekomunikasi di Guam. TLKM masih mengincar aksi merger dan akuisisi sejumlah perusahaan di luar negeri untuk ekspansi bisnis internasional. Saat ini terdapat lebih dari lima perusahaan asal luar negeri yang masuk pipeline merger dan akuisisi perseroan.

TLKM optimistis segera menyelesaikan akuisisi AP Teleguam Holdings Inc, induk usaha GTA Teleguam. Saat ini, proses akuisisi telah mencapai 95%. Sisanya 5% hanya menunggu persetujuan pemerintah Guam. Dan hingga saat ini proses akusisi telah sampai pada tahap persetujuan Pemerintah setempat. Akusisi GTA ini sendiri akan memperkuat bisnis dari Telkom Group khususnya di bisnis international melengkapi keberadaan Telin Singapore, Telin Hong-Kong, Telkom Australi, Telkom Taiwan, Telkom USA, Telkom Malaysia, Telkom Macau, Telin Timor Leste, Telkom Saudi Arabia dan kantor cabang di Myanmar.

Bagi Telkom menjadi suatu kebanggaan dengan menjadikan GTA Teleguam sebagai bagian dari bisnis international Telkom Group. Dan hal ini semakin memantapkan langkah Telkom Group untuk dapat hadir sebagai new global hubungan dan salah satu pusat lalu lintas dunia.

Sepanjang semester I/2015, Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) meraup laba bersih sebesar Rp7,44 triliun atau naik tipis 2,2 %dari posisi laba di semester I-2014 sebesar Rp7,28 triliun. Perseroan menyebutkan, perolehan laba yang naik 2,2% merupakan hasil positif dari pendapatan perseroan yang naik menjadi Rp48,84 triliun di akhir Juni 2015, yakni dari posisi pendapatan sebesar Rp43,54 triliun di periode yang sama tahun lalu. Sementara, beban operasi, pemeliharaan, dan jasa telekomunikasi menjadi Rp14,02 triliun atau naik dari posisi Rp10,76 triliun di semester I-2014.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Selasa (11/8/15) saham TLKM dibuka pada level 2,950 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 2,965 dan bergerak dalam kisaran 2,905 – 2,965 dengan volume perdagangan saham mencapai 37,1 juta saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham TLKM sejak awal bulan Maret terlihat terus mengalami koreksi dan menembus level support, namun saat ini berusaha bergerak naik dimana indikator MA sudah bergerak naik dan pola Doji Star menembus Upper Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area jual. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju TLKM masih akan menguat terbatas dalam pergerakan mingguan dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan TLKM. Rekomendasi Trading pada target level support di level Rp2750 hingga target resistance di level Rp3000.



Regi Fachriansyah/VMN/VB/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

0 komentar:

Posting Komentar