BARU 3 EMITEN YANG BUYBACK, HANYA SAHAM ROTI YANG MELAMBUNG TINGGI


Aksi buyback saham yang dilakukan emiten-emiten pasca volatilitas IHSG beberapa bulan terakhir masih belum banyak terealisasi sesuai dengan yang didaftarkan ke bursa. Emiten yang sudah mendaftarkan kepada regulator bursa untuk melakukan buyback saham mencapai 19 perusahaan dan yang sudah melakukan buyback sahamnya baru 3 perusahaan.,
Dari data yang dimiliki Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap aksi buyback saham ini, terdapat 19 emiten yang akan melakukan buyback dengan biaya mencapai Rp5000 triliun lebih, namun baru 3 emiten yang melakukan buyback dengan mengeluarkan biaya  Rp 37,32 miliar.
Berikut 19 emiten yang sudah mendaftar untuk buyback:
PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS)
PT Ace Hardware Indonesia Tbk  (ACES)
PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI)
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX)
PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA)
PT Medco Energi International Tbk (MEDC) 
PT Colorpak Indonesia Tbk (CLPI)
PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) 
PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA)
PT Ciputra Property Tbk (CTRP)
PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG)
PT Panin Sekuritas Tbk (PANS)
PT Steel Pipe Industry of Indonesia (ISSP)
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)
PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU)
PT Bukit Asam Tbk (PTBA)
PT Industri Jamu & Farmasi Sidomuncul Tbk (SIDO)
PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA) 
PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)
Menurut keterangan OJK per 15 September 2015 dari 19 emiten diatas baru PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) yang buyback sebesar Rp 27,57 miliar, PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) sebesar  Rp 9,21 miliar sedangkan  PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) Rp 54 miliar.
Dari ketiga saham diatas yang cukup berdampak terhadap kenaikan harga sahamnya baru ROTI yang sudah melonjak hingga 8 persen sedangkan 2 saham lain RALS dan ACES belum ada peningkatan justru alami tekanan sejak dilakukaan buyback.
Sebagai informasi, untuk melakukan aksi buyback saham ini menurut peraturan yang sudah dikeluarkan OJK tidak perlu meminta persetujuan kepada pemegang sahamnya atau melakukan RUPS.


Joel/VM/VBN/ Analyst at Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

0 komentar:

Posting Komentar