IHSG 15 SEPTEMBER DIBUKA TERTEKAN GEJOLAK BURSA GLOBAL


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan hari Selasa (15/09) dibuka turun 0,44% pada posisi 4371. Pada perdagangan pagi ini tercatat 29 saham menguat, sementara 99 saham melemah dan sisanya stagnan. Terpantau IHSG masih terus melanjutkan pelemahan hingga saat ini.
Menurunnya IHSG terdorong sentiment negatif pelemahan bursa Wal Street dan mixed nya bursa Asia. Indeks saham di bursa all Street baik Indeks Dow Jones, S&P 500 dan Nasdaq ditutup turun kemarin. Sementara di bursa Asia, Indeks Nikei menguat sementara Indeks ASX 200 dan Kospi dibuka melemah. Saham Australia turun terpengaruh pergantian kepemimpinan pemerintahan di negara kanguru tersebut. Australia akan mendapatkan perdana menteri kelima dalam delapan tahun setelah Partai Liberal yang berkuasa pada hari Senin mendukung saingan lama mereka Malcolm Turnbull..
Sementara dari dalam negeri, hari ini akan ada rilis data ekonomi Indonesia yaitu Balance of Trade, yang diperkirakan akan mengalami peningkatan. Sedangkan pelaksanaan paket kebijakan September tahap 1 yang diumumkan Presiden Jokowi, masih terus dilaksanakan. Diharapkan fundamental dalam negeri tersebut dapat memberikan sentiment positif bagi IHSG.
Sementara beberapa data ekonomi global dari Jepang, Inggris, Jerman dan AS juga diindikasikan akan mengalami peningkatan. Diharapkan juga dapat memberikan sentiment positif bagi bursa global dan berimbas pada pasar modal Indonesia.
Menurut Analyst Vibiz Research Center IHSG diperkirakan masih bergerak dalam pelemahan terbatas. jika sentiment positif keyakinan investor dengan fundamental dalam negeri dan penguatan bursa global, maka IHSG akan terus menguat. Secara teknikal IHSG akan bergerak pada Support di kisaran 4300-4250 dan Resistance di kisaran 4440-4500.

Editor : Asido Situmorang

0 komentar:

Posting Komentar