Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan hari Jumat (18/09) dibuka naik , saat ini megalami kenaikan 0,53% pada posisi 4401,70. Pada perdagangan pagi ini tercatat 137 saham menguat, sementara 54 saham melemah dan sisanya stagnan. Terpantau saat ini IHSG masih terus melanjutkan penguatan.
Penguatan IHSG didorong keputusan The Fed untuk tetap mempertahankan suku bunganya pada level 0,25%. Pejabat Federal Reserve memilih untuk menunda kenaikan di tengah rendahnya tingkat inflasi, ketidakpastian prospek pertumbuhan global dan gejolak pasar keuangan baru-baru ini. Keputusan pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) di Washington, Amerika Serikat, menyatakan bahwa perkembangan ekonomi dan keuangan global saat ini dapat menahan kegiatan ekonomi yang cenderung memberikan tekanan lebih lanjut bagi penurunan inflasi dalam waktu dekat.
Sementara dengan penundaan kenaikan suku bunga AS, membuat dollar AS melamh, dan ini semakin menguatkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), yang pagi ini dibuka menguat di posisi Rp 14.441 per dolar AS.
Menurut Analyst Vibiz Research Center IHSG diperkirakan masih bergerak dalam penguatan terbatas mengikuti sentimen positif penundaan suku bunga AS. Secara teknikal IHSG akan bergerak pada Support di kisaran 4340-4280 dan Resistance di kisaran 4440-4500.
Editor : Asido Situmorang

0 komentar:
Posting Komentar