IHSG 22 SEPTEMBER SESI I TERPUKUL 7 SEKTOR, KEPERCAYAAN ASING MASIH LABIL







Mengalir keluar cukup derasnya dana asing hingga akhir perdagangan sesi I hari Selasa (22/9), membuat pergerakan IHSG semakin terpukul meski diawal perdagangan dibuka positif oleh 8 sektor. Sektor Agri masih mampu menguat ditemani oleh 2 sektor lainnya.
IHSG sesi I ditutup anjlok hingga 0,49 % ke posisi 4354,59, demikian juga  indeks saham unggulan LQ45turun  0,74% ke posisi 731,76. Dalam perdagangan hingga siang ini terdapat 101 saham menguat, 124 saham turun, dan selebihnya ada yang stagnan dan juga tidak diperdagangkan sama sekali.
Jumlah saham yang diperdagangkan  sudah mencapai  2,7   miliar lot saham dengan nilai  Rp2,01 triliun  dan frekwensi sebanyak  103703  kali. Sampai siang ini  investor asing bawa keluar dana sebanyak Rp365,91 miliar dengan 2,3 juta lembar  saham lebih.
Secara sektoral 7 sektor melemah yang  dipimpin oleh sektor consumer dan manufaktur  sebesar -1,45% dan -0,87% masing-masing .   Untuk saham-saham yang menjadi pemberat  indeks yaitu saham MYOR, TCID, UNVR, GGRM dan SILO.  Sedangkan 3 sektor yang menguat  dipimpin oleh sektor Tambang.
Tekanan yang terjadi pada bursa saham siang ini masih akan terus berlanjut hingga akhir sesi kedua nanti oleh sikap asing yang ragu dengan kondisi ekonomi domestik sekarang. Dan secara teknikal IHSG cenderung lanjutkan pelamahan sehingga analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG akan bergerak dalam kisaran 4328 – 4380



Joel/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

0 komentar:

Posting Komentar