SEMEN HOLCIM RUGI RATUSAN MILIAR, SAHAM SMCB SIDEWAYS


Meski penjualan semen PT. Holcim Indonesia Tbk (SMCB) dalam enam bulan pertama tahun ini alami peningkatan namun perusahaan alami kerugian yang cukup besar jika dibandingkan semester I-2014. SMCB merugi hingga  Rp136,06 miliar atau Rp18,02 per saham, yang disebabkan melambungnya beban keuangan pada periode tersebut.
Selain beban keuangan yang melambung hingga hampir mencapai 400 persen dimana naik menjadi Rp269,19 miliar dari Rp54,21 miliar pada tahun 2014, kerugian SMCB juga dipicu oleh berkurangnya aset penjualan perusahaan khususnya untuk produk beton dan agregat. Karena untuk penjualan semen meningkat tipis dari Rp4,08 triliun menjadi Rp4,10 triliun, dan total penjualan alami penurunan 1 persen lebih menjadi  Rp4,86 triliun dari Rp4,93 triliun pada semester I-2014.
Selanjutnya pendapatan yang diterima tergerus oleh peningkatan beban pokok produksi dan juga beban usaha, beban pokok meningkat 8 persen lebih, beban usaha naik hampir 30 persen jika dibandingkan dengan beban periode semester I-2014.
Sebagai informasi, kinerja keuangan SMCB tahun lalu cukup menggembirakan dengan berhasil mencetak keuntungan  sebesar Rp452,93 miliar atau Rp59,11 per saham.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Rabu (16/9/15) saham SMCB dibuka pada level 1080 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 1055. Namun kini saham terkoreksi lagi ke kisaran 1030 dan bergerak dalam kisaran 1080-1020 dengan volume perdagangan saham baru  mencapai 960 lot saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham SMCB sejak pertengahan bulan Agustus berhasil rally tekanan kuat sejak awal tahun.  Namun saat ini pergerakannya dalam konsolidasi, terpantau indikator MA sudah bergerak naik di area tengah  dan pola Spinning Tops terbentuk menembus Middle Bolinger Band. Selain itu indikator stochastic mulai bergerak ke area tengah.
Sementara indikator ADX terpantau bergerak turun didukung oleh +DI yang juga flat yang menunjukan pergerakan SMCB dalam koreksi. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju SMCB masih akan terkoreksi dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan SMCB. Saat ini level support berada pada Rp1000 hingga resistance Rp1110.


Joel/VMN/VBN/ Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

0 komentar:

Posting Komentar