PT XL Axiata Tbk (EXCL) kini miliki
layanan baru dalam bisnis transportasi dengan menyediakan pemantauan
sistem informasi penumpang (Passenger Information System) yang akan
digunakan bagi layanan transportasi publik. Untuk memulai bisnis
transportasi ini perusahaan menawarkannya kepada Perum Damri, dengan
dalih dapat membantu peningkatan kinerja Damri sebagai perusahaan
transportasi di Indonesia.
Sistem layanan baru yang dirancang oleh
XL ini tidak hanya berguna bagi pengelola managemen perusahaan Damri,
tapi juga untuk pengemudi bus dan penumpang. Dengan aplikasi ini
nantinya penumpang akan mengetahui waktu kedatangan bis dan tidak perlu
antri di terminal serta dapat mememonitor anggota keluarga yang sedang
dalam perjalanan.
Bagi Damri sendiri, aplikasi ini akan
dipasang disetiap bisnya dan dapat memantau lokasi keberadaan bus,
kondisi bus serta kinerja awak bus yang beroperasi. Sebagai informasi,
Damri memiliki armada sekitar 2500 unit bis.
Hingga akhir Juni 2015 lalu, utang EXCL
yang berdenominasi dollar mencapai US$1,5 miliar atau sekitar Rp22
triliun lebih. Sedangkan rugi selisih kurs yang dibukukan oleh XL Axiata
meroket 458% dari Rp250,73 miliar menjadi Rp1,39 triliun. Rugi kurs
inilah yang membuat kinerja EXCL semakin terpuruk dengan membengkaknya
rugi bersih hingga 91,2% menjadi Rp850,89 miliar dari Rp444,81 miliar
pada periode yang sama tahun lalu.
Untuk pergerakan sahamnya di bursa
perdagangan saham pada akhir pekan lalu (16/10/15) saham EXCL ditutup
anjlok -6,1% pada level 3240 setelah pada penutupan perdagangan
sebelumnya berada pada level 3450 dan volume perdagangan mencapai 2,05
juta saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat
sisi indikator teknikal, harga saham EXCL sejak pekan lalu terlihat
menanjak dan diakhir pekan rally terhenti. Terpantau indikator MA masih
bergerak naik dan indikator Stochastic berusaha turun dari jenuh
beli.
Sementara indikator Average Directional
Index terpantau bergerak datar didukung oleh +DI yang juga bergerak
turun yang menunjukan pergerakan EXCL alami koreksi lanjutan. Dengan
kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi rekomendasi
trading pada target level support di level Rp3137 hingga target
resistance di level Rp3473.
Joel/VMN/VBN/ Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

0 komentar:
Posting Komentar