PT Adhi Karya Tbk (ADHI) bersiap melakukan pendapatan bagi hasil ke-9 Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Adhi Tahap II Tahun 2013. Adapaun pembayaran bagi hasil tersebut sebesar Rp2.532.250.000 yang akan dilakukan pada 15 Juni 2015.
Sebagai informasi jumlah nominal dari Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Adhi Tahap II Tahun 2013 sebesar Rp125.000.000.000 dengan peringkat idA yang disematkan Lembaga Pemeringkat Indonesia (Pefindo). Sukuk ini jatuh tempo pada 15 Maret 2018 mendatang. Sukuk tersebut memiliki pendapatan nisbah bagi pemegang sukuk sebesar 63,28125 persen dari pendapatan yang dibagihasilkan.
Sepanjang periode 2014, ADHI berhasil membukukan laba bersih ADHI sebesar Rp324,07 miliar atau turun dari periode sebelumnya yang mencapai Rp405,97 miliar. Hal tersebut disebabkan oleh penurunan pendapatan menjadi Rp8,6 triliun dari periode sebelumnya yang mencapai Rp9,7 triliun.
Sementara itu laba kotor ADHI juga merosot menjadi Rp998,2 miliar dibandingkan dengan setahun sebelumnya Rp1,19 triliun. Laba kotor setelah ventura bersama konstruksi juga turun menjadi Rp1,01 triliun dari sebelumnya Rp1,24 triliun. Adapun posisi laba per saham ADHI juga mengalami penurunan menjadi Rp179,91 dari sebelumnya Rp225,38. Total aset ADHI hingga 31 Desember 2014 mencapai Rp10,45 triliun dari sebelumnya Rp9,72 triliun.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Kamis (28/5/15) saham ADHI dibuka pada level 2,610 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 2,600 dan bergerak dalam kisaran 2,565 – 2,615. dengan volume perdagangan saham mencapai 3,8 juta lembar saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham ADHI sejak awal November terpantau mengalami pelemahan tajam dan saat ini berada dalam potensi pelemahan lanjutan. Terpantau indikator MA sudah bergerak naik dan pola Hammer terbentuk pada Lower Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area tengah setelah sebelumnya berada pada area jenuh jual.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak naik yang menunjukan pergerakan ADHI dalam potensi dalam tekanan. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju ADHI masih akan dalam penguatan terbatas dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan ADHI. Rekomendasai Trading pada target level support di level Rp2500 hingga target resistance di level Rp2900.
Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens
Editor: Jul Allens
0 komentar:
Posting Komentar