Bagikan Separuh Laba Tahunan Untuk Dividen, Laju Saham RALS dalam Diuji Support Terdekat
Dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) memutuskan untuk mengalokasikan dana sebesar Rp191,6 miliar untuk dibagikan sebagai dividen kepada pemegang sahamnya. Adapun pay out ratio dividen yang dibagikan kali ini yakni sebesar 54,0% atau setara Rp27 per saham. Dividen tersebut akan mulai dibayarkan kepada pemegang saham pada tanggal 3 Juli 2015 mendatang.
Sepanjang tahun 2014, RALS membukukan laba bersih Rp355,15 miliar atau turun 8,50 persen dari posisi Rp388,16 miliar di akhir 2013. Adapun laba per saham perseroan menjadi Rp50,04 per saham di tahun lalu, atau naik dari posisi sebesar Rp55,04 per saham di 2013. Penurunan tersebut tertekan oleh pendapatan perseroan yang tercatat Rp5,86 triliun di akhir 2014, atau turun dari posisi sebesar Rp6 triliun di 2013. Pendapatan lainnya menjadi Rp4,93 miliar, atau turun dari posisi sebesar Rp47,61 miliar di 2013.
Sementara laba bruto perseroan menjadi Rp2,04 triliun di 2014, atau turun dari posisi sebesar Rp2,14 triliun di akhir 2013. Laba usaha menjadi Rp298,41 miliar di akhir tahun lalu, atau turun dari posisi sebesar Rp403,01 miliar di 2013. Laba sebelum pajak menjadi Rp388,12 miliar di 2014, atau turun dari posisi sebesar Rp457,69 miliar di 2013.
Beban pokok perseroan menjadi Rp3,81 triliun di tahun lalu, atau turun tipis dari posisi beban pokok sebesar Rp3,86 triliun di akhir 2013. Adapun posisi aset perseroan hingga akhir 2014 menjadi Rp4,55 triliun, atau naik dari posisi aset sebesar Rp4,37 triliun di 2013.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Jumat (29/5/15) saham RALS dibuka pada level 725 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 725 dan bergerak dalam kisaran 705 – 730. dengan volume perdagangan saham mencapai 10,2 juta lembar saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham RALS sejak akhir tahun lalu terpantau mengalami pelemahan tajam dan saat ini berada dalam potensi pelemahan lanjutan. Terpantau indikator MA sudah bergerak naik dan pola Hammer terbentuk pada Lower Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area tengah setelah sebelumnya berada pada area jenuh jual.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak naik yang menunjukan pergerakan RALS dalam potensi dalam tekanan. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju RALS masih akan dalam penguatan terbatas dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan RALS. Rekomendasai Trading pada target level support di level Rp700 hingga target resistance di level Rp850.
Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens
0 komentar:
Posting Komentar