Pelemahan IHSG Masih Berlanjut Pada Jumat Sesi Siang


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi 1 siang ini ditutup melemah jika dibandingkan dengan penutupan kemarin. Siang ini (29/5) IHSG turun sebesar 0,20 persen ke level 5226,88. Sementara saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 mengalami pelemahan sebesar 0,21 persen ke level 908,31.  Sepanjang perdagangan IHSG sempat menyentuh level terendah 5252,21 dan level tertinggi 5220,86.

Pada perdagangan siang ini tercatat 91 saham menguat, sementara 150 saham melemah dan sisanya stagnan. Volume transaksi siang ini mencapai 4.12 miliar lot saham dengan nilai transaksi Rp2.7 triliun dan transaksi sebanyak 106.850 kali.

Secara sektoral, tercatat 8 sektor mengalami pelemahan yang dipimpin oleh sektor pertambangan dan konsumer yang masing-masing mengalami pelemahan sebesar 1.34% dan 0.74%. Terpantau saham-saham yang menjadi penekan IHSG adalah BBRI, SIAP, TLKM, ITMG, UNTR dan LPPF.

Analyst Vibiz Research Center melihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak dalam konsolidasi, tarik menarik sentiment antara aksi bargain hunting pada saham-saham bluechip yang mengalami koreksi tajam paa perdagangan lalu dan tekanan terhadap rupiah. IHSG juga dapat memanfaatkan sentimen positif dari penguatan bursa global yang ditopang oleh isu mulai adanya kepastianan pada perkembangan utang Yunani.

Namun IHSG patut mewaspadai pelemahan lanjutan rupiah terhadap dollar AS menyusul pernyataan dari Gubernur The Fed Janet Yellen yang mengharapkan untuk menaikkan suku bunga tahun ini jika proyeksi ekonomi sesuai prediksinya. Hal ini akan dilanjutkan dengan kenaikan suku bunga acuan secara bertahap.

Sementara sentimen positif datang dari Lembaga pemeringkat internasional Standard and Poor’s (S&P) yang menaikkan outlook rating Indonesia dari Stable menjadi Positive Outlook. Hal ini sekaligus mengafirmasi rating pada BB+. Perbaikan outlook ini mencerminkan kemungkinan Indonesia akan memperoleh peningkatan rating lagi dalam 12 bulan ke depan.

Pada hari ini dan diperkirakan akan di kisaran support 5.100-5.150, dan resisten 5.330 – 5360. Saham-saham yang menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini antara lain saham CPIN, INCO, BSDE dan SSMS.





Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

0 komentar:

Posting Komentar