IHSG Sesi I Sedikit Terkoreksi, 5 Saham Tetap Kuat


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi 1 siang ini ditutup melemah jika dibandingkan dengan penutupan kemarin. Siang ini (22/5) IHSG turun sebesar  0,1 persen ke level 5307,65. Sementara saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 mengalami pelemahan sebesar 0,26   persen ke level 924,9. Sepanjang perdagangan IHSG sempat menyentuh level terendah 5298.86 dan level tertinggi 5329,02 .

Pada perdagangan siang ini tercatat 158 saham menguat, sementara 87 saham melemah dan sisanya stagnan. Volume transaksi siang ini mencapai 2,2 miliar lot saham dengan nilai transaksi Rp2,06 triliun dan transaksi sebanyak  96296 kali.

Secara sektoral, tercatat 5 sektor mengalami pelemahan yang dipimpin oleh aneka industri dan keuangan  yang masing-masing mengalami pelemahan sebesar 2,1% dan 0.56%. Terpantau saham-saham yang menjadi penekan IHSG adalah INTP, TBIG, PTBA, ASII, BBRI dan BMRI.

Analyst Vibiz Research Center melihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak bergerak dalam penguatan ditengah sentimen acuan suku bunga dalam negeri yang didukung dengan menguatnya nilai tukar rupiah. Selain itu awal pekan ini Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 7,50%, dengan suku bunga Deposit Facility 5,50% dan Lending Facility pada level 8,00% serta mengarahkan defisit transaksi berjalan ke tingkat yang lebih sehat dalam kisaran 2,5-3% terhadap PDB dalam jangka menengah.

Bank Indonesia juga melonggarkan kebijakan makroprudensial melalui revisi ketentuan GWM-LDR, ketentuan LTV untuk Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), serta ketentuan pembayaran uang muka (down payment) untuk Kredit Kendaraan Bermotor (KKB).

Sentimen positif juga datang dari Lembaga pemeringkat internasional Standard and Poor’s (S&P) yang menaikkan outlook rating Indonesia dari Stable menjadi Positive Outlook. Hal ini sekaligus mengafirmasi rating pada BB+. Perbaikan outlook ini mencerminkan kemungkinan Indonesia akan memperoleh peningkatan rating lagi dalam 12 bulan ke depan.

Pada hari ini dan diperkirakan akan di kisaran support 5.100-5.150, dan resisten 5.300 – 5350. Saham-saham yang menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini antara lain saham UNVR, LPPF dan BBCA.







Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

0 komentar:

Posting Komentar