Kinerja Awal Tahun Alami Tekanan Berat, Laju Saham TOWR dalam Konsolidasi


Hingga kuartal pertama tahun ini, PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) membukukan penurunan laba periode berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 62,48 persen menjadi Rp168,83 miliar dibandingkan dengan laba periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp449,96 miliar.

Padahal pendapatan TOWR alami kenaikan menjadi Rp1,06 triliun dibandingkan pendapatan periode tahun sebelumnya Rp913,18 miliar, dan beban pokok pendapatan naik jadi Rp340,86 miliar dari Rp319,68 miliar. Adapun laba bruto juga meningkat menjadi Rp727,73 miliar dari laba bruto tahun sebelumnya yang sebesar Rp593,50 miliar. Namun perseroan mengalami kenaikan beban umum menjadi Rp112,30 miliar dari Rp85,74 miliar, dan rugi lain-lain Rp236,15 miliar dari keuntungan lain-lain tahun sebelumnya Rp263,29 miliar.

Laba usaha turun menjadi Rp365,31 miliar dari laba usaha tahun sebelumnya yang sebesar Rp761,20 miliar. Sementara laba sebelum pajak turun jadi Rp234,39 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang sebesar Rp601,05 miliar. Total aset per Maret 2015 mencapai Rp17,95 triliun, naik dibandingkan total aset per Desember 2014 yang sebesar Rp17,23 triliun.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Jumat (22/5/15) saham TOWR dibuka pada level 3,860 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 3,980 dan bergerak dalam kisaran 3,850 – 3,980 dengan volume perdagangan saham mencapai 1,3 juta lembar saham.  

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham TOWR sejak akhir Februari terpantau bergerak dalam pelemahan akibat koreksi dan menuju level support. Saat ini mulai dalam tren reversal. Terpantau indikator MA sudah bergerak naik dan pola White Marubozu terbentuk pada Upper Bolinger Band yang menunjukan TOWR dalam potensi rebound. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area tengah setelah sebelumnya berada pada area jenuh jual.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak turun yang menunjukan pergerakan TOWR dalam potensi penguatan terbatas. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju TOWR masih akan mencoba menguji level resistance dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan TOWR. Rekomendasi Trading pada target level support di level Rp3700 hingga target resistance di level Rp4000.



Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

0 komentar:

Posting Komentar