Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi 1 siang ini ditutup melemah jika dibandingkan dengan penutupan kemarin. Siang ini (25/5) IHSG turun sebesar 0.44 persen ke level 5291.84. Sementara saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 mengalami pelemahan sebesar 0.49 persen ke level 922.06. Sepanjang perdagangan IHSG sempat menyentuh level terendah 5.286 dan level tertinggi 5.311.
Pada perdagangan siang ini tercatat 110 saham menguat, sementara 151 saham melemah dan sisanya stagnan. Volume transaksi siang ini mencapai 4.23 miliar lot saham dengan nilai transaksi Rp3.45 triliun dan transaksi sebanyak 138.867 kali.
Secara sektoral, tercatat 6 sektor mengalami pelemahan yang dipimpin oleh sektor keuangan dan infrastruktur yang masing-masing mengalami pelemahan sebesar 1.06% dan 0.82% . Terpantau saham-saham yang menjadi penekan IHSG adalah BMRI, BBRI, MYRX, SIAP, TMPI dan PLAS.
Analyst Vibiz Research Center melihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak dalam pelemahan tertekan aksi ambil untung setelah pada perdagangan akhir pekan berhasil mengalami penguatan menembus level 5300, ditengah sentimen acuan suku bunga dalam negeri yang didukung dengan menguatnya nilai tukar rupiah. Sentimen positif juga datang dari Lembaga pemeringkat internasional Standard and Poor’s (S&P) yang menaikkan outlook rating Indonesia dari Stable menjadi Positive Outlook. Hal ini sekaligus mengafirmasi rating pada BB+. Perbaikan outlook ini mencerminkan kemungkinan Indonesia akan memperoleh peningkatan rating lagi dalam 12 bulan ke depan.
Selain itu Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 7,50%, dengan suku bunga Deposit Facility 5,50% dan Lending Facility pada level 8,00% serta mengarahkan defisit transaksi berjalan ke tingkat yang lebih sehat dalam kisaran 2,5-3% terhadap PDB dalam jangka menengah. Bank Indonesia juga melonggarkan kebijakan makroprudensial melalui revisi ketentuan GWM-LDR, ketentuan LTV untuk Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), serta ketentuan pembayaran uang muka (down payment) untuk Kredit Kendaraan Bermotor (KKB).
Pada hari ini dan diperkirakan akan di kisaran support 5.100-5.150, dan resisten 5.310 – 5350. Saham-saham yang menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini antara lain saham ITMG, INCO, BSDE dan SSMS.
Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens
Editor: Jul Allens
0 komentar:
Posting Komentar