PT Adhi Karya Tbk (ADHI) melalui anak usahanya PT Adhi Persada Properti pada 18 Juni 2015 telah menerbitkan Medium Term Notes (MTN) Berkelanjutan tahun 2015 senilai Rp100 miliar. Adapun tingkat bunga MTN III 2015 itu sebesar 12 persen per tahun dengan jangka waktu 31 bulan. Sementara rencana penggunaan dana untuk pembiayaan proyek Grand Dhika City Jatiwarna di Bekasi dan Taman Melati Sardjito di Yogyakarta.
Sepanjang periode 2014, ADHI berhasil membukukan laba bersih ADHI sebesar Rp324,07 miliar atau turun dari periode sebelumnya yang mencapai Rp405,97 miliar. Hal tersebut disebabkan oleh penurunan pendapatan menjadi Rp8,6 triliun dari periode sebelumnya yang mencapai Rp9,7 triliun.
Sementara itu laba kotor ADHI juga merosot menjadi Rp998,2 miliar dibandingkan dengan setahun sebelumnya Rp1,19 triliun. Laba kotor setelah ventura bersama konstruksi juga turun menjadi Rp1,01 triliun dari sebelumnya Rp1,24 triliun. Adapun posisi laba per saham ADHI juga mengalami penurunan menjadi Rp179,91 dari sebelumnya Rp225,38. Total aset ADHI hingga 31 Desember 2014 mencapai Rp10,45 triliun dari sebelumnya Rp9,72 triliun.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Selasa (22/6/15) saham ADHI dibuka pada level 2,195 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 2,180 dan bergerak dalam kisaran 2,165 – 2,225 dengan volume perdagangan saham mencapai 19,4 juta saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham ADHI sejak awal bulan April terlihat terus mengalami pergerakan melemah tertekan ke level support kuatnya, namun saat ini dalam potensi teknikal rebound terpantau indikator MA sudah bergerak turun dan pola Black Marubozu menembus Middle Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area tengah setelah sebelumnya berada pada area jenuh jual.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak flat yang menunjukan pergerakan ADHI dalam potensi menguat terbatas. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju ADHI masih akan terbatas dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan ADHI. Rekomendasi Trading pada target level support di level Rp1550 hingga target resistance di level Rp3250.
Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens
Editor: Jul Allens
0 komentar:
Posting Komentar