ASRI Putuskan Bagi Dividen, Laju Sahamnya dalam Upaya Jaga Penguatan


Dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) memutuskan untuk membagi keuntungan yang diraih pada tahun buku 2014 kepada pemegang sahamnya dalam bentuk dividen tunai sebesar Rp7 per saham. Perseroan mendapat persetujuan untuk menggunakan laba bersih tahun buku 2014 sebesar Rp1,18 triliun diantaranya untuk disisihkan sebagai dana cadangan sebesar Rp2 miliar. Adapun sebesar Rp137,54 miliar atau Rp7 per saham dibagikan kepada para pemegang saham dalam bentuk dividen tunai, dan sisanya Rp1,04 triliun dibukukan sebagai laba ditahan.
Dividen tunai akan mulai dibayarkan pada tanggal 24 Juli 2015 mendatang kepada para pemegang saham yang telah terdaftar dalam daftar pemegang saham (DPS) pada 3 Juli 2015. Sementara untuk jadwal cum dan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 30 Juni dan 1 Juli 2015, sedangkan untuk di pasar tunai ditetapkan pada tanggal 3 dan 6 Juli 2015.
Sepanjang tahun 2014, ASRI berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp1,09 triliun atau meningkat 25,16% bila dibanding dengan keuntungan yang diraih tahun 2013 sebesar Rp876,78 miliar. Meski laba ASRI alami kenaikan, namun disisi penjualan, pendapatan jasa dan usaha lainnya mengalami penurunan menjadi Rp3,63 triliun di akhir 2014, atau turun 1,35 persen dari posisi sebesar Rp3,68 triliun di 2013.
Sementara laba bruto menjadi Rp2,31 triliun di akhir 2014, atau naik dari posisi sebesar Rp1,84 triliun di 2013. Laba usaha menjadi Rp1,91 triliun di tahun lalu, atau naik dari posisi sebesar Rp1,53 triliun di 2013. Beban pokok penjualan, jasa dan usaha lainnya menjadi Rp1,32 triliun di 2014, atau turun dari posisi sebesar Rp1,85 triliun di 2013.
Tingginya beban pokok pada 2013 akibat terdapat transaksi penjualan ke PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk. (BEST), dengan besaran margin yang lebih rendah dibanding penjualan perseroan lainnya. Adapun pada pos posisi keuangan total aset ASRI sampai dengan akhir Desember 2014 menjadi Rp16,92 triliun di tahun lalu, atau naik dari posisi aset sebesar Rp14,43 triliun di 2013.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Kamis (25/6/15) saham ASRI dibuka pada level 555 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 550 dan bergerak dalam kisaran 555 – 580 dengan volume perdagangan saham mencapai 80,79 juta saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat pergerakan harga saham ASRI pada pertengahn pekan lalu mengalami rebound dari pelemahan sejak pertengahan Mei menuju terendah di bulan Maret. Secara teknikal harga berhasil melakukan penutupan harin diatas garis MA5 daily yang mengkonfirmasikan perubahan trend naik secara jangka pendek. Terlihat juga indikator stohastic 14,3,3 bergerak menuju area tengah setelah beberapa hari sebelumnya sebelumnya berada pada area jenuh jual yang menandakan trend harga jangkan pendek akan melanjutkan bullish.
Sedangkan berdasarkan berdasarkan Bolonger Band 20 daily harga masih dalam trend turun dalam jangka menengah. Terpantau trend naik harga sedang tertahan pada garis tengah bolonger band tersebut pada kisaran harga Rp550. Sehingga dengan demikian Analyst memperkirakan jika bergerak naik mampu menembus harga kisaran Rp550 maka target bullish hingga akhir pekan untuk saham ASRI berada pada resisten terdekat di kisaran Rp590 dan Rp615. Namun apabila gagal menembus garis tengah BB 20 daily maka diperkirakan harga akan berbalik menuju suport di kisaran Rp530 dan Rp 490.

Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

0 komentar:

Posting Komentar