Pada triwulan pertama 2015, PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) harus puas membukukan penurunan laba sebesar 73,56 persen menjadi Rp80,22 miliar atau Rp3,96 per saham, dibandingkan laba periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp303,43 miliar atau Rp14,91 per saham. Adapun kinerja tersebut tertekan oleh penjualan yang turun menjadi Rp695,42 miliar dari penjualan tahun sebelumnya yang sebesar Rp725,83 miliar, dan beban pokok naik jadi Rp415,38 miliar dari beban pokok tahun sebelumnya Rp385,81 miliar.
Sementara laba bruto turun jadi Rp280,04 miliar dari laba bruto tahun sebelumnya yang sebesar Rp340,02 miliar. Beban keuangan naik jadi Rp132,02 miliar dari beban keuangan sebelumnya Rp75,08 miliar, dan beban lain-lain naik jadi Rp134,87 miliar dari beban lain-lain tahun sebelumnya yang sebesar Rp14,28 miliar.
Laba sebelum pajak turun jadi Rp83,51 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang sebesar Rp299,19 miliar. Pada posisi neraca perseroan. Tercatat jumlah aset per Maret 2015 naik jadi Rp8,72 triliun dari jumlah aset per Desember 2014 yang sebesar Rp8,51 triliun.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Senin (1/6) saham KIJA dibuka pada level 273 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 273 dan bergerak dalam kisaran 265 – 273 dengan volume perdagangan saham mencapai 9,7 juta lembar saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham KIJA sejak awal Januari terpantau telah berada pada tren bullish dan saat ini KIJA dalampergerakan terkoreksi cukup tajam dan menuju level support kuatnya. Terpantau indikator MA sudah bergerak turun dan pola Three Black Crows terbentuk pada Lower Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area jenuh jual setelah sebelumnya berada pada area tengah.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak turun didukung oleh +DI yang juga bergerak naik yang menunjukan pergerakan KIJA dalam potensi pelemahan. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju KIJA masih akan dalam posisi mencari titik tumpu dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan KIJA. Rekomendasai Trading pada target level support di level Rp250 hingga target resistance di level Rp365.
Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens
Editor: Jul Allens
0 komentar:
Posting Komentar