PT XL Axiata Tbk (EXCL) meningkatkan layanannya pada sejumlah infrastruktur jelang Lebaran dengan menyiapkan 18 “base transceiver station” (BTS) di sepanjang jalan Tol Gempol-Pandaan di Jawa Timur. Adapun pada jalan bebas hambatan sepanjang 13,6 Kilometer tersebut, EXCL menempatkan BTS itu untuk memastikan layanan XL mampu terakses bagi pelintas dan masyarakat yang berada di sekitarnya.
Di samping itu, sebut dia, pihaknya telah meningkatkan layanan dengan menyiapkan 170 BTS di jalan Tol Cipali seiring keberadaannya yang sangat strategis bagi mobilitas orang dan barang di Pulau Jawa. Jalan ini akan menjadi pilihan utama siapa saja yang melintasi Pantura.
Hingga kuartal I 2015, PT XL Axiata Tbk (EXCL) harus puas mencatatkan rugi bersih yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp758,07 miliar usai meraih laba sebesar Rp378,98 miliar pada periode sama tahun sebelumnya atau rugi Rp89 per saham dari laba Rp44 per saham tahun sebelumnya.
Kinerja tersebut tertekan oleh penurunan pendapatan menjadi Rp5,48 triliun dari pendapatan periode tahun sebelumnya yang Rp5,51 triliun namun beban perseroan naik jadi Rp6,35 triliun dibandingkan beban tahun sebelumnya Rp4,42 triliun. Rugi usaha diderita Rp875,38 miliar dari laba usaha tahun sebelumnya Rp1,08 triliun. Rugi sebelum pajak tercatat Rp1,01 triliun usai meraih laba sebelum pajak tahun sebelumnya Rp583,77 miliar.
Adapun pada posisi neraca perseroan, jumlah aset EXCL per Maret 2015 mencapai Rp63,92 triliun naik dibandingkan jumlah aset per Desember 2014 yang Rp63,63 triliun. Sebelumnya PT XL Axiata, Tbk (EXCL) membagikan saham secara cuma-cuma dalam program LTI(Long Term Incentive). Untuk itu EXCL berancana menerbitkan saham tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
Untuk program LTI Grant Date V, EXCL akan menerbitkan 6,89 juta lembar saham dengan nominal Rp 100. Adapun harga pelaksanaannya sebesar Rp 4.888 per lembar saham dengan total nilai saham baru tersebut sebesar Rp 33,68 miliar. Harga ini merupakan harga rata-rata penutupan perdagangan saham EXCL selama 25 hari sebelum pemberitahuan rencana penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Selasa (22/6/15) saham EXCL dibuka pada level 3,995 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 4,000 dan bergerak dalam kisaran 3,995 – 4,020 dengan volume perdagangan saham mencapai 97,300 saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham EXCL sejak awal bulan Januari terlihat bergerak rebound setelah sebelumnya mengalami pelemahan tajam sejak bulan September 2014 namun saat ini pergerakannya dalam tekanan terpantau indikator MA sudah bergerak turun dan pola Bearish Engulfing menembus Middle Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area jual
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak flat yang menunjukan pergerakan EXCL dalam potensi tertekan. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju EXCL masih akan terbatas dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan EXCL. Rekomendasi Trading pada target level support di level Rp3850 hingga target resistance di level Rp5000.
Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens
Editor: Jul Allens
0 komentar:
Posting Komentar