Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan pagi ini dibuka menguat. Pagi ini (23/6) IHSG dibuka menguat 0.10 persen ke posisi 4,967.45. Sementara saham-saham unggulan pada indeks LQ-45 dibuka menguat 0.1 persen ke level 858.46. Adapun perdagangan pagi ini sebanyak 59 saham menguat, 44 saham melemah, dan sisanya saham stagnan.
Perdagangan hari ini dibuka dengan volume transaksi perdagangan saham pagi ini tercatat sebanyak 240 juta lembar saham dengan nilai sebesar Rp284 miliar. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 9.550 kali.
Secara sektoral, tercatat 8 sektor yang menguat dipimpin oleh sektor keuangan dan industri dasar yang naik masing-masing sebesar 0.56% dan 0.46%. Adapun emiten yang menjadi penopang IHSG pada perdagangan pagi hari ini adalah BMRI, BBRI, SMRA, WIKA dan PGAS.
Analyst Vibiz Research Center memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dalam penguatan terbatas ditengah penguatan pada bursa global ditengah sentimen perkembangan utang Yunani. Proposal baru yang diajukan Yunani memuaskan kreditor sehingga memicu optimisme kesepakatan akan segera tercapai. Presiden Komisi Eropa juga mengatakan semua pihak semakin mendekati suatu kesepakatan. Sementara dari AS, The Fed menyatakan ekonomi AS tumbuh moderat dan cukup kuat untuk mendukung kenaikan suku bunga acuan. Namun kekhawatiran tetap ada terkait pemulihan pasar tenaga kerja.
Untuk sentimen lokal datang dari respon investor terhadap rilis data neraca perdagangan Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan RI pada Mei 2015 mencetak surplus US$ 950 juta, terdiri dari ekspor sebesar US$ 12,56 miliar dan impor sebesar US$ 11,61 miliar. Selain itu, Bank Indonesia memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunga acuan BI (BI Rate) berada di level 7,5%. Sementara itu, suku bunga lending facility tetap berada di level 8% dan deposit facility di level 5,5%.
IHSG diperkirakan akan di kisaran support 4800-4.850, dan resisten 5.050 – 5100. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : TLKM, INCO, BSDE, SSMS.
Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens
Editor: Jul Allens
0 komentar:
Posting Komentar