IHSG 10 Juni: Sesi Siang IHSG Bertengger Nyaman di Zona Hijau Ditengah Aksi Bargain Hunting


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi 1 siang ini ditutup menguat jika dibandingkan dengan penutupan kemarin. Siang ini (10/6) IHSG naik sebesar 1.34 persen ke level 4965.78. Sementara saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 mengalami penguatan sebesar 1.85 persen ke level 854.

Pada perdagangan siang ini tercatat 178 saham menguat, sementara 78 saham melemah dan sisanya stagnan. Volume transaksi siang ini mencapai 2.52 miliar lot saham dengan nilai transaksi Rp 2.49 triliun dan transaksi sebanyak 124.218 kali. Sampai siang ini dana asing berada pada posisi net sell mencapai 213.34 miliar. Secara sektoral, tercatat semua sektor mengalami penguatan yang dipimpin oleh sektor konsumer dan manufakturyang masing-masing mengalami penguatan sebesar 2.62 persen dan 1.85 persen. Sementara untuk saham-saham yang menjadi penopang IHSG antara lainBBRI, TLKM, BBNI, BMRI, KLBF dan ASII.

Analyst Vibiz Research Center melihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dalam rebound terbatas setelah sempat tertekan cukup dalam ke level terendah dalam satu tahun terakhir ditengah pergerakan mix bursa global dan tarik menarik sentiment antara aksi bargain hunting pada saham-saham bluechip dan tekanan terhadap rupiah.

Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini melemah cukup dalam. Kurs Rupiah tembus hingga Rp13.350 per USD. Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS menyentuh rekor pelemahan tertinggi sejak 1998

Namun IHSG patut mewaspadai pelemahan lanjutan rupiah terhadap dollar AS menyusul pernyataan dari Gubernur The Fed Janet Yellen yang mengharapkan untuk menaikkan suku bunga tahun ini jika proyeksi ekonomi sesuai prediksinya. Hal ini akan dilanjutkan dengan kenaikan suku bunga acuan secara bertahap.

Disisi lain, bursa asia juga tertekan oleh data inflasi China yang hanya meningkat 1.2 persen untuk bulan Mei atau dibawah ekspektasi para analis di level 1,3 persen dan turun dari kenaikan pada April 1,5 persen. Pada hari ini dan diperkirakan akan di kisaran support 4800-4.850, dan resisten 5.050 – 5100. Saham-saham yang menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini antara lain saham SRIL, INCO, BSDE dan CPIN.





Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens


0 komentar:

Posting Komentar