IHSG 15 Juni : Sesi Siang IHSG dalam Koreksi, Neraca Dagang Indonesia Surplus US$ 950 Juta


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi 1 siang ini ditutup melemah jika dibandingkan dengan penutupan kemarin. Siang ini (15/6) IHSG turun sebesar 1.18 persen ke level 4.877.53. Sementara saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 mengalami pelemahan sebesar 1.40 persen ke level 834.20. Sepanjang perdagangan IHSG sempat menyentuh level terendah 4,875.66 dan level tertinggi 4,926.55.

Pada perdagangan siang ini tercatat 56 saham menguat, sementara 277 saham melemah dan sisanya stagnan. Volume transaksi siang ini mencapai 5.89 miliar lot saham dengan nilai transaksi Rp7.56 triliun dan transaksi sebanyak 222.966 kali.

Secara sektoral, tercatat semua sektor mengalami pelemahan yang dipimpin oleh Properti dan Agrikultur yang masing-masing mengalami pelemahan sebesar 2.51% dan 2% . Terpantau saham-saham yang menjadi penekan IHSG adalah BBRI, PGAS, BBCA, BBNI, BMRI dan SSMS.

Analyst Vibiz Research Center memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dalam tekanan terbatas ditengah pelemahan pada bursa global, serta sentimen dari respon investor terhadap rilis data neraca perdagangan Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan RI pada Mei 2015 mencetak surplus US$ 950 juta, terdiri dari ekspor sebesar US$ 12,56 miliar dan impor sebesar US$ 11,61 miliar. Secara kumulatif Januari-Mei 2015, neraca perdagangan RI mengalami surplus perdagangan sebesar US$ 3,75 miliar, terdiri dari total ekspor sebesar US$ 64,72 miliar dan impor senilai US$ 60,97 miliar.

Disisi lain, Bursa Saham Wall Street dini hari tadi ditutup mengalami pelemahan, ditengah fokus investor pada perkembangan ketidakpastian kesepakatan pembayaran utang Yunani. Selain itu Wall Street menanti hasil rapat The Fed pada pekan ini.

Disisi lain dollar AS akan kembali melaju menyusul perundingan Yunani yang belum menemukan titik temu sehingga memicu Badan Moneter Internasional (IMF) untuk walkout dari pertemuan. IMF mengatakan, tim negosiasi dengan Yunani sudah meninggalkan Brussels setelah gagal menemukan kata sepakat mengenai dana bailout untuk menghindari gagal bayar (default).

IHSG diperkirakan akan di kisaran support 4800-4.850, dan resisten 5.050 – 5100. Saham-saham yang menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini antara lain saham CPIN, INCO, BSDE, SSMS.



Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

0 komentar:

Posting Komentar