Bekasi Fajar Tetap Bagi Dividen Meski Pendapatan Turun, Laju Saham BEST Cari Titik Tumpu


Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp 2,28 per saham senilai Rp 22 miliar. Dividen tersebut setara dengan 5,6 persen dari laba bersih tahun 2014 yang tercatat Rp 390,96 miliar. Adapun dividen yang diberikan pada tahun ini pay out rasionya lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara, sisa laba bersih pada tahun lalu akan digunakan sebagai laba ditahan.

Sepanjang tahun 2014, emiten properti tersebut mencatat penurunan pendapatan sebesar 37,02 persen menjadi Rp 839,64 miliar dibandingkan periode tahun sebelumnya sebesar Rp 1,33 triliun. Meskipun beban pokok perseroan mengalami penurunan, namun laba bersih perusahaan juga ikut terpangkas. Tercatat hingga Desember 2014, beban pokok pendapatan mencapai Rp 259,74 miliar atau turun 31,74 persen dibandingkan periode sebelumnya Rp 380,53 miliar. Akibatnya, laba bersih perusahaan sepanjang 2014 tergerus cukup dalam hingga 47,42 persen menjadi Rp 390,96 miliar dibandingkan 2013 yang masih mencapai Rp 743,62 miliar.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Senin (15/6/15) saham BEST dibuka pada level 379 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 372 dan bergerak dalam kisaran 372 – 393 dengan volume perdagangan saham mencapai 53,3 juta lembar saham.                  

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham BEST sejak awal bulan Februari terlihat terus mengalami pergerakan koreksi tajam namun saat ini pergerakannya dalam potensi mendapatkan momentum rebound, terpantau indikator MA sudah bergerak turun dan pola Black Marubozu menembus Lower Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area jual

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak flat yang menunjukan pergerakan BEST dalam potensi bergerak terbatas. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju BEST masih akan mencari momentum rebound dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan BEST. Rekomendasi Trading pada target level support di level Rp360 hingga target resistance di level Rp600.





Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

0 komentar:

Posting Komentar