IHSG 16 Juni : Dibuka di Teritori Positif, Investor Cermati Data Ekonomi Domestik


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan pagi ini dibuka menguat. Pagi ini (16/6) IHSG dibuka menguat 0.21 persen ke posisi 4,848.98. Sementara saham-saham unggulan pada indeks LQ-45 dibuka menguat 0.29 persen ke level 827.52. Adapun perdagangan pagi ini sebanyak 59 saham menguat, 44 saham melemah, dan sisanya saham stagnan.

Perdagangan hari ini dibuka dengan volume transaksi perdagangan saham pagi ini tercatat sebanyak 240 juta lembar saham dengan nilai sebesar Rp284 miliar. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 9.550 kali.

Secara sektoral, tercatat 7 sektor yang menguat dipimpin oleh sektor konsumer dan manufaktur yang naik masing-masing sebesar 1.29% dan 0.82%. Adapun emiten yang menjadi penopang IHSG pada perdagangan pagi hari ini adalah BBRI, ASII, BMRI, GGRM, UNTR.

Analyst Vibiz Research Center melihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dalam rebound terbatas ditengah pelemahan pada bursa global, serta sentimen dari respon investor terhadap rilis data neraca perdagangan Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan RI pada Mei 2015 mencetak surplus US$ 950 juta, terdiri dari ekspor sebesar US$ 12,56 miliar dan impor sebesar US$ 11,61 miliar. Secara kumulatif Januari-Mei 2015, neraca perdagangan RI mengalami surplus perdagangan sebesar US$ 3,75 miliar, terdiri dari total ekspor sebesar US$ 64,72 miliar dan impor senilai US$ 60,97 miliar.

Disisi lain, Bursa Saham Wall Street dini hari tadi ditutup mengalami pelemahan, ditengah fokus investor pada perkembangan ketidakpastian kesepakatan pembayaran utang Yunani. Selain itu Wall Street menanti hasil rapat The Fed pada pekan ini.

Disisi lain dollar AS akan kembali melaju menyusul perundingan Yunani yang belum menemukan titik temu sehingga memicu Badan Moneter Internasional (IMF) untuk walkout dari pertemuan. IMF mengatakan, tim negosiasi dengan Yunani sudah meninggalkan Brussels setelah gagal menemukan kata sepakat mengenai dana bailout untuk menghindari gagal bayar (default).

IHSG diperkirakan akan di kisaran support 4800-4.850, dan resisten 5.050 – 5100. Saham-saham yang menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini antara lain saham PGAS, PWON, TLKM dan LPCK.



Regi Fachriansyah/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

0 komentar:

Posting Komentar