IHSG 18 Juni : Jeda Siang IHSG Berbalik Melemah, Saham Perbankan Terkoreksi Jelang BI Ratehttp://vibiznews.com/wp-content/uploads/2015/01/IHSG6-700x357.jpg


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi 1 siang ini ditutup melemah jika dibandingkan dengan penutupan kemarin. Siang ini (18/6) IHSG turun sebesar 0.01 persen ke level 4.945.38. Sementara saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 mengalami pelemahan sebesar 0.02 persen ke level 838.75. Sepanjang perdagangan IHSG sempat menyentuh level terendah 4944 dan level tertinggi 4964.
Pada perdagangan siang ini tercatat 56 saham menguat, sementara 277 saham melemah dan sisanya stagnan. Volume transaksi siang ini mencapai 5.89 miliar lot saham dengan nilai transaksi Rp7.56 triliun dan transaksi sebanyak 222.966 kali.
Secara sektoral, tercatat semua sektor mengalami pelemahan yang dipimpin oleh Konsumer dan Keuangan yang masing-masing mengalami pelemahan sebesar 3.5% dan 2% . Terpantau saham-saham yang menjadi penekan IHSG adalah BBRI, PGAS, BBCA, BBNI, BMRI dan SSMS.
Analyst Vibiz Research Center memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak dalam rebound terbatas ditengah sentimen Bank Sentral Amerika Serikat (AS) yang menyatakan ekonomi AS tumbuh moderat dan cukup kuat untuk mendukung kenaikan suku bunga acuan. Namun kekhawatiran tetap ada terkait pemulihan pasar tenaga kerja.   Global juga tengah fokus pada perkembangan ketidakpastian kesepakatan pembayaran utang Yunani.
Disisi lain dollar AS akan kembali melaju menyusul perundingan Yunani yang belum menemukan titik temu. Badan Moneter Internasional (IMF) mengatakan, tim negosiasi dengan Yunani gagal menemukan kata sepakat mengenai dana bailout untuk menghindari gagal bayar (default).
Sementara sentimen lokal datang datang respon investor terhadap rilis data neraca perdagangan Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan RI pada Mei 2015 mencetak surplus US$ 950 juta, terdiri dari ekspor sebesar US$ 12,56 miliar dan impor sebesar US$ 11,61 miliar. Selain data makro, IHSG juga tengah menanti data suku bunga acuan Bank Indonesia yang akan dirilis hari ini.
IHSG diperkirakan akan di kisaran support 4800-4.850, dan resisten 5.050 – 5100. Saham-saham yang menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini antara lain saham PGAS, PWON, TLKM dan LPCK.

0 komentar:

Posting Komentar