Bangun Kawasan Industri Tahun 2016 Di Area Tol Cipali, Saham SSIA Dalam Tekanan Kuat


PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) yang memiliki sekitar 9 anak usaha dan bergerak pada bisnis property, konstruksi dan rumah sakit ini  melirik prospek property di sekitar tol tepanjang di tanah air yaitu tol Cipali. Perusahaan yang sudah memiliki beberapa kawasan industri ini kembali akan membangun kawasan industri sekitar jalur tol tersebut tepatnya di daerah Subang.
Adapun proyek yang rencana pengembangannya mencapai 2000 hektar ini baru akan dikerjakan pada tahun 2016, namun SSIA sedang berusaha terus membeli lahan untuk kawasan tersebut yang kini baru punya sekitar 200 hektar. Untuk biaya investasi kawasan ini SSIA harus mnegeluarkan kocek mencapai Rp5 triliun yang nanti diambil dari dana capex.
Melihat penghasilan bisnis kawasan industri SSIA hingga kuartal pertama tahun ini , perusahaan  membukukan penjualan lahan industri sebesar 13,6 hektare dari sekitar 65 hektare target tahun 2015. Adapun penjualan lahan tersebut setara dengan Rp248,9 miliar. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan pembukuan penjualan lahan industri pada kuartal I/2014 yang mencapai Rp38,4 miliar. Perseroan menyebutkan harga jual rata-rata lahan industri mengalami peningkatan sebesar hampir 30%. Pada kuartal I/2015, harga jual rata-rata sebesar US$142,9/m2, sedangkan pada kuartal I/2014 sebesar US$110/m2. Sementara kawasan industri mencatat marketing sales sebesar 5,5 hektare pada awal tahun ini.
Untuk pergerakan harga sahamnya di lantai bursa hari Kamis (30/7), SSIA   ditutup anjlok -2,4% pada posisi 810 meski berhasil mencapai kisaran tertinggi di 840 dengan volume saham yang diperdagangkan sekitar 1,14 juta lot saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham SSIA sejak awal bulan Februari terlihat terus mengalami tekanan tajam namun saat ini dalam upaya mencari tumpuan rebound setelah 8 hari perdagangan berturut alami koreksi. Terpantau indikator  Stochastic masih  bergerak di area jenuh jual dan juga indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh -DI yang juga bergerak naik yang menunjukan pergerakan SSIA masih dalam tekanan. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju SSIA masih akan dalam tren sideways dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan SSIA. Rekomendasai Trading pada target level support di level Rp760  hingga target resistance di level Rp965.


Joel/VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

0 komentar:

Posting Komentar