Bank BRI Suntik Dana Ke Bank AGRO, Saham BBRI Masih Sideways


Usaha PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) untuk menjadikan anak usahanya PT Bank Rakyat Indonesia Agro Tbk (AGRO) masuk dalam BUKU 2 segera terwujud, pasalnya  melalui mekanisme rights issue BBRI telah menyuntik modal senilai Rp402,12 miliar kepada anak usahanya tersebut. Jumlah saham yang diterbitkan sebanyak 5,58 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp100 per saham sehingga  total dana yang dihimpun mencapai Rp558,81 miliar.
Setelah rights issue ini nantinya,  modal ditempatkan dan disetor AGRO akan mencapai Rp1,3 triliun. Dikarenakan hingga bulan Maret lalu, modal inti BRI Agro mencapai Rp 886,04 miliar dengan posisi rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) sebesar 18,99%.
Jika melihat fundamental dari BBRI, bank ini berhasil  mencatatkan pertumbuhan fee based income sebesar 35% dalam enam bulan pertama  tahun 2015. Selain itu total pendapatan non-bunga bank plat merah ini hingga Mei 2015 mencapai Rp4,28 triliun,atau tumbuh 18,23% dari posisi Rp3,62 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Melihat pergerakan saham dari BBRI pada perdagangan bursa saham hari Selasa (14/7), BBRI berhasil ditutup menguat 0,2% menjadi 10500 setelah diawal perdagangan dibuka pada posisi 10400. Sedangkan saham anak usahanya, AGRO berhasil ditutup menguat 2,2% menjadi 95 setelah dibuka pada posisi 93 dengan volume saham yang diperdagangkan mencapai 4,06 juta lot saham.
Untuk menganalisa pergerakan harga saham BBRI berikutnya secara teknikal, Analyst Vibiz Research Center melihat pada indikatror MA5 weekly dalam slop datar mengindikasikan pergerakan saham BBRI sedang dalam trend sideways. Sehingga dalam time frame yang lebih kecil Bolinger Band 14 daily mengindikasikan pergerakan harga selama sepekan diperkirakan akan bergerak dalam range antara kisaran Rp10.794 dan Rp10.104 sebagai support-resisten, pada garis bawah dan atas Bolinger Band tersebut.


Joel/ VMN/VBN/Senior  Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

0 komentar:

Posting Komentar