Sepanjang paruh pertama tahun ini, PT Logindo Samudera Makmur Tbk (LEAD) memperoleh kontrak baru US$11,5 juta Direktur Keuangan Perseroan Sundap Caruli mengatakan Senin bahwa pihaknya masih terus mendapatkan kontrak baru dimana ditargetkan kontrak baru hingga akhir tahun mencapai US$20 juta.
Kontrak baru yang diraih selama enam bulan 2015 sebagian besar merupakan kontrak jangka pendek dengan periode satu hingga dua tahun. Kontrak jangka pendek baru dijalani perseroan tahun lalu usai sebelumnya selalu bermain di kontrak jangka panjang. Adapun Perseroan berniat menambah empat kapal baru pada tahun ini dimana satu kapal diantaranya sebenarnya diharapkan dibeli pada akhir kuartal II
Hingga Q1 2015 LEAD mencatatkan kinerja yang kurang memuaskan dengan penurunan yang cukup besar yaitu 80,67% menjadi USD1,10 juta atau USD0,002 per saham dari Laba bersih Q1 2014 yaitu sebesar USD5,69 juta atau USD0,009 per saham.
Anjiloknya kinerja perseroan disebabkan oleh penurunan harga migas, sehingga mempengaruhi Pendapatan Jasa yang mengalami penurunan dari USD18,17 juta menjadi USD13,75 juta atau turun 24,33%. Pendapatan dari Jasa Sewa kapal, yang merupakan konstribusi terbesar ke Pendapatan Utama perseroan dengan Pendapatan Kuartal I 2015 dan 2014 masing-masing sebesar USD13,45 juta dan USD17,36 juta, sedangkan lainnya adalaha Jasa Pelayaran Lainnya sebesar USD0,31 juta dan USD0,81 juta.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Selasa (14/7/15) saham LEAD ditutup pada level 239 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 239 dan bergerak dalam kisaran 235 – 239 dengan volume perdagangan saham mencapai 1,8 juta saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham LEAD sejak akhir bulan April terlihat terus mengalami koreksi teknikal imbas fundamental indeks dalam negeri dan saat ini berupaya mendapatkan momentum bangkit. Terpantau indikator MA sudah bergerak naik dengan candlestick membentuk pola Harami menembus Middle Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area jenuh beli setelah sebelumnya berada pada area tengah.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak naik yang menunjukan pergerakan LEAD dalam potensi tekanan lanjutan. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju LEAD masih akan dalam penguatan dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan LEAD. Rekomendasai Trading pada target level support di level Rp220 hingga target resistance di level Rp332.
Regi Fachriansyah/VMN/VB/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang
Editor: Asido Situmorang
0 komentar:
Posting Komentar