ADHI BAGI HASIL SUKUK, LAJU SAHAMNYA DALAM TEKNIKAL REBOUND


PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) berencana akan melakukan kembali pembayaran bagi hasil atas sukuk mudharabah berkelanjutan I tahap II tahun 2013. Adapun total bagi hasil akan dibayarkan jumlahnya sebesar Rp2,53 miliar. Sementara untuk pembayaran akan dilaksanakan pada tanggal 15 September 2015. Seperti diketahui, sukuk mudharabah berkelanjutan I Adhi Karya tahap II tahun 2013 memiliki nilai pokok sebesar Rp125 miliar dengan tingkat nisbah bagi hasil sebesar 63,28%.
Hingga akhir bulan Juni 2015, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) berhasil meraih kontrak baru sebesar Rp6,1 triliun. Adapun mayoritas realisasi kontrak baru yang diraih Adhi Karya berasal dari lini bisnis konstruksi sebesar 86%, sedangkan sisanya 14% merupakan proyek-proyek dari lini bisnis lainnya.
Sementara berdasarkan segmentasi sumber dana, realisasi kontrak baru terdiri dari swasta/lainnya sebanyak 49%, BUMN tercatat 15%, sementara APBN/APBD sebesar 36%. Sedangkan dari tipe pekerjaan, perolehan kontrak baru mayoritas dari gedung yakni sebanyak 58%, dan sisanya 29% dari jalan dan jembatan, serta sebesar 13% dari dermaga serta infrastruktur.
Adapun realisasi kontrak baru di bulan Juni 2015 antara lain sebesar Rp128 miliar berasal dari proyek pembangunan Rusun Jawa Timur, dan sebesar Rp160,4 miliar dari proyek pekerjaan lanjutan Sarana Air Bersih Sistem Perkotaan Tahap III Dinas PU Kabupaten Berau dan proyek-proyek lainnya.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Kamis (13/8/15) saham ADHI dibuka pada level 2,050 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 2,005 dan bergerak dalam kisaran 2,050 – 2,140 dengan volume perdagangan saham mencapai 7,74 juta saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham ADHI sejak awal bulan April terlihat terus mengalami pergerakan melemah tertekan ke level support kuatnya, namun saat ini dalam potensi teknikal rebound terpantau indikator MA sudah bergerak turun dan pola Black Marubozu menembus Middle Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area tengah setelah sebelumnya berada pada area jenuh jual.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak flat yang menunjukan pergerakan ADHI dalam potensi menguat terbatas. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju ADHI masih akan terbatas dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan ADHI. Rekomendasi Trading pada target level support di level Rp1950 hingga target resistance di level Rp2550.



Regi Fachriansyah/VMN/VB/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

0 komentar:

Posting Komentar