ALAMI PENURUNAN LABA, SAHAM IMPC PERTAHANKAN POSISI PADA LEVEL RESISTANCE


Sebagai Perusahaan Manufacturing, emiten PT Impack Pratama Industri Tbk, dengan kode saham IMPC, memiliki usaha memproduksi plastik polikarbonat yang biasanya digunakan sebagai atap rumah, mall dan industri. Selain itu, perusahaan juga memproduksi facade untuk exterior dan interior gedung. IMPC sampai dengan Semester I 2015 berhasil melakukan membukukan laba Rp. 65,12 Miliar, dari jumlah ini dapat dilihat bahwa terjadi penurunan bila dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai Rp. 79,81 Miliar.
Dilihat dari turunnya laba ini seiring dengan turunnya penjualan bersih yang dibukukan perseroan sepanjang semester I 2015 dengan adanya peningkatan pada beban usaha perseroan. Dapat dilihat dari laporan keuangannya bahwa sepanjang Semester I ini untuk penjualan bersih tercatat sebesar Rp 643 Miliar, mengalami penurunan sebelumnya Rp.696,37 Miliar pada periode 2014.
Pada beban pokok penjualan turun menjadi Rp.403,32 Miliar dari sebelumnya Rp. 457,57 Miliar. Dan pada laba bruto mengalami kenaikan menjadi Rp. 239,68 dari sebelumnya Rp. 238,80 Miliar. Dengan adanya kenaikan pada beban usaha di Semester I 2015 menjadi Rp.88,11 Miliar dari sebelumnya Rp. 71,79 Miliar membuat laba usaha turun menjadi Rp.134,73 dari sebelumnya Rp. 173,47 per saham.
Sehingga total aset sepanjang periode pertengahan tahun 2015 tumbuh menjadi Rp. 1,79 triliun dari sebelumnya Rp. 1,74 triliun pada akhir tahun. Dan pada liabilitas turun menjadi Rp.711,04 miliar.
Melihat perdagangan saham pada siang hari ini (28/8), saham IMPC mengalami kenaikan 150 poin atau 1,59% pada Rp 9.600 Harga saham IMPC dibuka Rp.9.450 dan terus bergerak pada kisaran 9.450-9.600. dengan volume perdagangan mencapai 187,800 saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham IMPC yang melonjak 13 Agustus lalu terlihat mengalami tren kenaikan, sempat mengalami stagnan dan meningkat kembali namun dalam ini terpantau bergerak konsolidasi mencoba menguji level resistance. Indikator MA bergerak naik. Selain itu indikator Stochastic bergerak cenderung datar.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau mulai bergerak naik tipis yang menunjukan pergerakan IMPC dalam potensi lanjutkan kenaikan. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju IMPC mencoba untuk terus berada di level resistance dan memerlukan dukungan fundamental positif untuk hal itu. Rekomendasi Trading pada target level resistance di level Rp 9.800 hingga target support di level Rp 9.500.

Connie/VBN/VMN/Analys Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

0 komentar:

Posting Komentar