ANTM BERHASIL KURANGI KERUGIAN SEMESTERAN, SAHAMNYA TIDAK MAMPU RALLY


Saham PT. Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) yang sudah keluar dari kelompok saham LQ45 tahun ini, berhasil mengurangi kerugian yang sering dialami kinerja keuangan6 bulan pertama tahun ini. Perusahaan yang memiliki pendapatan paling besar dari segmen emas ini alami kerugian pada semester I-2015 lalu hingga Rp395,99 miliar atau (-Rp42) per saham pada Semester I tahun 2015.
Kerugian ini lebih rendah dari periode semester I-2014 dimana Antam berhasil memangkas 41% kerugiannya, yang disebabkan meningkatnya bisnis penjualan  yang hampir mencapai 100%. ANTM berhasil memperoleh pendapatan sekitar RP3,99 triliun dari bisnis penjualan dan pemurnian emas pada semester tersebut, naik 96,88% dari penjualan tahun 2014.
Selain kenaikan pendapatan, perusahaan juga berhasil mengurangi beban usahanya dari Rp431,04 miliar menjadi Rp424,73 miliar.  bila dibandingkan dengan Semester I tahun 2014 yang membukukan Rugi Bersih sebesar Rp671,15 miliar atau (Rp70) per saham.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham akhir pekan ini  (29/8/15) saham ANTM dibuka naik pada level 545 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 525. Pada perdagangan hari ini saham menurun dan bergerak dalam kisaran 545 – 500 dengan volume perdagangan saham mencapai 418526 lot saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham ANTM  sejak awal  tahun terpantau selalu bergerak dalam tekanan jual yang  kuat.  Terpantau indikator MA  bergerak mendatar cenderung naik, selain itu indikator Stochastic berusaha meninggalkan area jenuh jualnya.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak datar dengan posisi +DI masih bergerak dibawah -DI yang menunjukan pergerakan ANTM masih dalam tekanan bearish. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi bergerak  dalam tekanan. Rekomendasi Trading pada target level support di level 535 – 480.




Joel/VMN/VB/ Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

0 komentar:

Posting Komentar