Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat pembukaan perdagangan hari Rabu ini (26/8) tercatat dibuka menguat sebesar 1,37 % ke level 4,295.70. Pada perdagangan pagi ini tercatat 124 saham menguat, sementara 12 saham melemah dan sisanya stagnan.
Analyst Vibiz Research Center melihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak naik mengikuti penguatan bursa global, juga keyakinan investor akan kondisi ekonomi yang lebih baik, dan dukungan pemerintah Otoritas Jasa Keuangan untuk menguatkan pasar modal Indonesia dengan dapat dilaksanakannya buyback saham tanpa melalui RUPS.
Kebijakan OJK tersebut dituangkan melalui Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 22/SEOJK.04/2015 tentang “Kondisi Lain sebagai Kondisi Pasar Yang Berfluktuasi Secara Signifikan dalam Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham Yang Dikeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik”.
Tujuan diterbitkan SE tersebut guna memberikan stimulus dan mengurangi dampak pasar yang berfluktuasi secara signifikan karena adanya pengaruh dan tekanan dari luar terhadap pasar. Dengan penerbitan SE tersebut maka Emiten atau Perusahaan Publik dapat melakukan pembelian kembali sahamnya tanpa perlu memperoleh persetujuan RUPS, agar nilai kekayaan perusahaan tidak turun jika kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot.
Untuk perdagangan hari ini, menurut analyst Vibiz Research Center IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan mengikuti kondisi ekonomi yang kondusif dan menguatnya bursa global. IHSG diperkirakan bergerak menuju Resistance pada kisaran 4380-4400, namun jika terjadi sentiment negatif maka akan menuju Support pada kisaran 4250-4200.
Editor : Asido Situmorang

0 komentar:
Posting Komentar