Upaya positif pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menguatkan pasar modal Indonesia dengan mengeluarkan kebijakan pelaksanaan buyback saham tanpa melalui RUPS, direspon positif oleh PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)
MEDC memutuskan untuk melakukan buyback saham sebanyak 10% untuk mengantisipasi pelemahan tajam pasar saham domestik. MEDC merespon positif dengan menyatakan rencana buyback dapat memberikan hasil yang positif terhadap perseroan.
Adapun jumlah saham yang beredar tanpa adanya buyback sebanyak 3.332.451.450 saham. Sementara dengan buyback jumlah saham beredar menjadi 2.999.206.305 saham.
Adapun kas perseroan jika tanpa rencana buyback senilai US$218.357.310, sedangkan dengan buyback menjadi US$168.357.310.
Untuk total aset tanpa buyback US$2.608.428.051 dan dengan rencana buyback senilai US$2.558.428.051.
Untuk laba bersih baik melakukan buyback ataupun tanpa melakukan buyback adalah US$6.189.051.
Sedangkan untuk ekuitas jika tanpa melakukan buyback sebesar US$900.117.795 dan jika melakukan buyback akan turun menjadi US$850.117.795.
Sementara untuk laba bersih per saham jika tanpa melakukan buyback adalah US$0,00186 dan jika melakukan buyback adalah US$0,00206.
Untuk Return on Asset, jika tanpa buyback akan sebesar 0,2373% dan dengan buyback sebesar 0,2419%.
Sedangkan Return on Equity tanpa melakukan buyback sebesar 0,6876% dan jika melakukan buyback menjadi sebesar 0,7280%.
Dengan demikian akan terlihat hasil yang lebih tinggi jika melakukan buyback pada laba bersih per saham imbal hasil aset (return on asset) dan imbal hasil ekuitas (return on equity).
Jika dilihat pergerakan MEDC pada perdagangan saham Kamis (27/08/15) ini, maka saham MEDC mengalami kenaikan 80 poin atau 5,63% pada posisi 1500. MEDC dibuka pada level 1460 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 1420 dan bergerak dalam kisaran 1460 – 1550 dengan volume perdagangan saham mencapai 142,900 saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham MEDC sejak pertengahan bulan Agustus ini terlihat terus mengalami penurunan dan saat ini terpantau bergerak konsolidasi mencoba menguji level resistance. Indikator MA sudah bergerak turun. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak naik dari bawah.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak naik yang menunjukan pergerakan MEDC dalam potensi rebound. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju MEDC mencoba untuk menutup gap pelemahan dalam pergerakan mingguan dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan MEDC. Rekomendasi Trading pada target level resistance di level Rp1525 hingga target suopport di level Rp1215.
Editor : Asido Situmorang

0 komentar:
Posting Komentar