Keuntungan Tengah Tahun Tetap Naik Meski Utang Bertambah, Saham SILO Lanjutkan Rally


Sepanjang 6 bulan pertama tahun 2015, emiten sektor kesehatan PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mengalami kinerja yang cukup menggembirakan dengan berhasil mencetak keuntungan melebihi keuntungan periode yang sama tahun 2014 meskipun jika melihat kinerja utangnya yang bertambah tahun ini. SILO mencatat penambahan utang menjadi Rp1,129 triliun dari Rp1,190 triliun yang didominasi oleh utang usaha dengan pihak ketiga dan juga utang pajak.

Pada semester I tahun ini, SILO memiliki beban utang usaha kepada pihak ketiga sebesar Rp216 miliar, yang lebih besar dari periode tahun lalu sebesar Rp192 miliar. Namun secara fundamental saham SILO merupakan saham yang patut dikoleksi dengan tingkat ROA dan ROE  yang dimiliki yang cukup tinggi, dimana masing-masing sebesar 2,08% dan 3,65%.

Lebih dalam lagi mengenai kinerja keuangannya, per akhir Juni 2015, total aset SILO naik menjadi Rp 2,97 triliun dari Rp 2,84 triliun pada periode akhir tahun lalu. Dan akhirnya laba bersihpun alami kenaikan sebesar 62,0 miliar  bila di bandingkan dengan periode yang sama di tahun 2014 sebesar  46,1 miliar atau  laba bersih per saham setara dengan Rp 51.71 per lembar.

Untuk pergerakan sahamnya diakhir perdagangan pekan lalu (7/8), saham SILO ditutup naik 1,8% menjadi 16900 yang juga merupakan  harga tertinggi hari itu dan terendah si posisi 16600. Sehingga untuk pergerakan hari ini, analyst Vibiz Research Center memperkirakan saham ini didukung beberapa indikator teknikal mengalami penguatan lanjutan pada kisaran 16500 – 17100.


Joel/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

0 komentar:

Posting Komentar