Kinerja Bottom Line HRUM Tergerus Dalam, Laju Sahamnya dalam Tekanan Lanjutan


Sepanjang semester I/2015, PT Harum Energy Tbk (HRUM) alami penurunan laba sebesar 84,46 persen menjadi US$2,80 juta dibandingkan laba pada periode sama tahun sebelumnya yang US$18,05 juta. Adapun pendapatan turun jadi US$151,02 juta dari pendapatan tahun sebelumnya yang US$262,48 juta. Beban pokok turun jadi US$120,82 juta dari beban pokok tahun sebelumnya yang US$209,31 juta dan laba kotor turun jadi US$30,19 juta dari laba kotor tahun sebelumnya US$53,17 juta.
Laba sebelum pajak turun jadi US$4,22 juta dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya US$23,62 juta. Jumlah aset per Juni 2015 mencapai US$406,84 juta turun dari jumlah aset per Desember 2014 yang US$444,11 juta.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Selasa (4/8/15) saham HRUM dibuka pada level 995 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 1,000 dan bergerak dalam kisaran 995 – 1,000 dengan volume perdagangan saham mencapai 287,400 juta saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham HRUM sejak awal bulan Agustus tahun lalu terlihat terus mengalami pergerakan pelemahan tajam dan saat ini pergerakannya dalam potensi koreksi menembus level support, terpantau indikator MA sudah bergerak turun dan pola Shooting Star menembus Middle Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area tengah setelah sebelumnya berada pada area jenuh beli.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang bergerak turun yang menunjukan pergerakan HRUM dalam potensi pelemahan lanjutan. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju HRUM masih akan terbatas dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan HRUM. Rekomendasi Trading pada target level support di level Rp800 hingga target resistance di level Rp1200.



Regi Fachriansyah/VMN/VB/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

0 komentar:

Posting Komentar