Meski Capex Turun Ekspansi ANTM Jalan Terus, Sahamnya Mengejar Rally Bulanan


Perdagangan saham PT. Aneka Tambang sejak bulan Juli menunjukkan kinerja yang mengesankan sepanjang tahun 2015, pasalnya sejak bulan Januari hingga bulan Juni saham ini alami pelemahan yang cukup kuat baik secara mingguan maupun bulanan. Namun perdagangan bulan Juli saham ANTM berhasil rebound dan mencetak penguatan hingga 100 poin lebih yang terakhir dicapai pada bulan Juli 2014.

Secara fundamental banyak sekali tekanan yang dihadapi perusahaan tahun ini setelah pada kuartal pertama lalu ANTM masih mencetak kerugian seperti kuartal-kuartal sebelumnya dan juga masuki semester kedua tahun ini perusahaan menurunkan anggaran capexnya hingga 600 miliar atau 25% tahun 2015 dari  sekitar Rp2,3 triliun menjadi Rp1,72 triliun.

Namun meskipun kurangi anggaran capexnya, ANTM terus giat melancarkan ekspansinya khususnya dalam pembuatan smelter dan juga perluasan pabrik feronikelnya. Bahkan untuk ekspansinya ini perusahaan berusaha mendapatkan pinjaman sebesar USD100 juta hingga USD1 miliar kepada bank asing yang kini juga sedang menjajaki pinjaman kepada bank di Tiongkok yaitu China Development Bank (CDB).

Awal tahun ini ANTM harus puas membukukan rugi bersih sebesar Rp 240,20 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya yang juga mengalami rugi bersih sebesar Rp 272,60 miliar. Hal tersebut ditopang oleh peningkatan penjualan sebesar 24,34% menjadi Rp 2,86 triliun dibandingkan kuartal awal pada tahun sebelumnya sebesar Rp 2,30 triliun. Sementara itu, jumlah beban usaha tercatat mengalami peningkatan sebesar 43,68% menjadi Rp 201,18 miliar dari yang sebelumnya sebesar Rp 140,01 miliar.

Untuk pergerakan sahamnya pada perdagangan hari Selasa (11/8), ANTM berhasil dibuka menguat 5 poin atau 0,85% ke posisi 590 setelah perdagangan sebelumnya ditutup anjlok cukup signifikan hingga 15 poin atau -2,25%. Setelah kemarin berhasil mencapai posisi tertinggi di 615, analyst Vibiz Research Center memperkirakan hari ini ANTM dalam posisi buy pada kisaran 605-615.


Joel/VMN/VB/ Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

0 komentar:

Posting Komentar