BSDE Akusisi 40 Hektar Lahan, Laju Sahamnya dalam Tekanan Lanjutan
PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) telah mengakuisisi lahan seluas 30-40 hektar lahan hingga Juli 2015 atau 40 persen dari target senilai Rp1,5 triliun. Adapun mayoritas lahan ditambang ada di BSD City. Tahun ini targetnya sama dengan tahun sebelumnya dimana diharapkan perseroan mampu mengakuisisi 100 hektar lahan. Adapun besaran dana Rp1,5 triliun setara dengan 60 persen dari realisasi belanja modal per Juli yakni Rp2,5 triliun.
Perseroan berencana meluncurkan residensial di Bumi Samarinda Damai, rencanan akan diluncurkan pada kuartal ke empat tahun ini atau paling lambat kuartal pertama tahun depan. Sepanjang semester I/2015, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) alami pendapatan usaha naik jadi Rp3,36 triliun dibandingkan pendapatan usaha tahun sebelumnya yang Rp2,44 triliun. Adapun beban pokok naik jadi Rp856,24 miliar dari beban pokok tahun sebelumnya Rp634,36 miliar dan laba kotor naik jadi Rp2,51 triliun dari laba kotor tahun sebelumnya Rp1,81 triliun.
Beban usaha naik jadi Rp807,28 miliar dari beban usaha tahun sebelumnya Rp654,78 miliar dan laba usaha naik jadi Rp1,70 triliun dari laba usaha tahun sebelumnya Rp1,15 triliun. Bagian laba bersih investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama turun tajam jadi Rp449,16 juta dari bagian tahun sebelumnya Rp1,58 triliun membuat laba sebelum pajak anjlok menjadi Rp1,71 triliun dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp2,81 triliun. Sementara total aset per Juni 2015 mencapai Rp34,61 triliun dari total aset per Desember 2014 yang Rp28,21 triliun.
Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Selasa (11/8/15) saham BSDE dibuka pada level 1,770 setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya berada pada level 1,745 dan bergerak dalam kisaran 1,675 – 1,770 dengan volume perdagangan saham mencapai 5,52 juta saham.
Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham BSDE sejak awal bulan Desember terlihat tengah mencoba mendapatkan momentum rebound namun saat ini pergerakannya dalam koreksi teknikal dan berpotensi konsolidasi, terpantau indikator MA sudah bergerak naik dan pola Black Marubozu menembus Upper Bolinger Band. Selain itu indikator Stochastic mulai bergerak ke area jenuh beli setelah sebelumnya berada pada area tengah.
Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak naik yang menunjukan pergerakan BSDE dalam potensi menguat terbatas. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju BSDE masih akan dalam tren konsolidasi dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan BSDE. Rekomendasai Trading pada target level support di level Rp1600 hingga target resistance di level Rp1800.
Regi Fachriansyah/VMN/VB/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

0 komentar:
Posting Komentar