Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat pembukaan perdagangan hari umat (11/09) dibuka rebound 0,51% pada posisi 4365,61. Pada perdagangan pagi ini tercatat 129 saham menguat, sementara 38 saham melemah dan sisanya stagnan. Terpantau IHSG masih terus melanjutkan penguatan hingga saat ini.
Penguatan IHSG terdorong menguatnya Bursa Wall Street yang ditutup naik lebih tinggi dengan menguatnya harga minyak dan saham utama. Sementara bursa Asia dibuka mixed terdorong ketidakpastian kenaikan suku bunga AS apakah jadi dinaikkan bulan September atau tidak
Sementara paket kebijakan yang dikeluarkan Presiden Jokowi mulai memberikan optimisme bagi para investor. Presiden Joko Widodo hari rabu kemarin mengeluarkan paket stimulus jilid 2 tahap 1, yaitu mendorong daya saing industri melalui debirokratisasi dan kepastian usaha, mempercepat realisasi proyek strategis, yakni dengan mempercepat izin, penyelesaian tata ruang dan penyediaan lahan serta diskresi hukum dan mempercepat investasi sektor properti untuk masyarakat berpendapatan rendah yaitu dengan mempercepat penyaluran kredit usaha rakyat (KUR), caranya adalah dengan menurunkan suku bunga dari sekitar 23 persen menjadi 12 persen per tahun.
Menurut Analyst Vibiz Research Center IHSG diperkirakan masih bergerak dalam penguatan terbatas, jika sentiment positif dengan meningkatnya keyakinan investor dengan pelaksanaan paket kebijakan yang dirilis Presiden Jokowi berlanjut, maka IHSG akan terus menguat. Secara teknikal IHSG akan bergerak menuju Resistance di kisaran 4430-4515 dan Support di kisaran 4280-4200.
Connie Rineke/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang
Editor : Asido Situmorang

0 komentar:
Posting Komentar