IHSG 4 SEPTEMBER DIBUKA NEGATIF, MENANTIKAN PIJAKAN UNTUK REBOUND


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) saat pembukaan perdagangan hari Jumat (04/09) dibuka melemah 0,22% pada posisi 4424,12. Menguatnya bursa global akibat didorong bursa global yang mixed yang masih mencermati data-data fundamental AS khususnya data ketenagakerjaan yang akan dirilis hari jumat ini, yang akan memberikan arahan apakah kenaikan suku bunga AS jadi dinaikkan bulan September ini atau tidak. Pada perdagangan pagi ini tercatat 59 saham menguat, sementara 71 saham melemah dan sisanya stagnan. Terpantau IHSG masih terus melanjutkan pelemahan hingga saat ini.
Bursa Saham AS ditutup mixed kemarin karena investor masih menantikan data tenaga kerja AS yang dirilis hari ini. Indeks Dow Jones dan S&P 500 naik, sedangkan Nasdaq ditutup turun. Demikian juga bursa Asia dibuka mixed menguat mengikuti Wall Street. Indeks Nikkei turun, sementara Kospi dan ASX 200 mengalami penguatan.
Analyst Vibiz Research Center melihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan pelemahan terbatas jika tidak ada sentiment positif yang mendorong. Sementara dari dalam negeri, Presiden Jokowi dan para menteri masih terus menggodok paket ekonomi jilid 2, sebagai stimulus memperbaiki nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia. Upaya pemerintah ini diharapkan dapat membangun kembali optimisme investor.
IHSG diperkirakan bergerak menuju Support pada kisaran 4400-4380, namun jika terjadi sentiment positif akan rebound pada Resistance di kisaran 4444-4464.

Editor : Asido Situmorang

0 komentar:

Posting Komentar