PT Adira Dinamika Multi Tbk (ADMF) yang target penyaluran kreditnya sudah mencapai 75% lebih dari target tahunan Rp30 triliun ternyata paling besar didapat dari kredit motor dibandingkan kredit mobil. Hingga bulan Agustus lalu kredit motor menyumbang Rp11,8 triliun sedangkan kredit roda empat sebesar Rp8,5 triliun.
Untuk penjualan sepeda motor, jumlah yang dibiayai lebih banyak motor bekas dari motor baru. Jumlah kredit motor baru per Agustus 2015 sebanyak 525.000 unit sedang kredit motor bekas sebanyak 540.000 unit. Untuk kredit mobil, pembiayaan mobil baru sebanyak 32.000 unit sedangkan mobil bekas 41.000 unit.
Demi menambah pendapatan perusahaan, ADMF tingkatkan ekspansiny akepada bisnis asuransi travel, untuk memuluskan ekspansinya tersebut perusahaan menggandeng agen travel online, ezytravel.co.id dengan menggunakan sistem pembelian online. Sebagai informasi saja bahwa ezytravel.co.id ini merupakan sepuluh besar online travel agent (OTA) yang terbaik untuk pemesanan tiket dan hotel
online di Indonesia.
online di Indonesia.
Jika melihat kinerja keuangan ADMF semester pertama lalu, ADMF mengalami penurunan laba bersih sebesar 60% yoy menjadi Rp197,96 miliar atau Rp198 per saham dibandingkan Rp541,58 miliar atau Rp542 per saham pada semester I-2014. Dimana dari sisi pendapatan tejadi penurunan sebesar 3,68% menjadi Rp3,93 triliun dibandingkan dengan pendapatan usaha semester I-2014 sekitar Rp4,08 triliun.
Jika melihat pergerakan sahamnya pada perdagangan hari Selasa sesi pertama (29/9), harga saham ADMF dibuka pada level 3810 setelah perdagangan sebelumnya ditutup pada posisi 3830. Kini harga saham bergerak flat dengan volume saham yang diperdagangkan baru mencapai 160 lot.
Untuk pergerakan selanjutnya, analyst Vibiz Research Center melihat saham ADMF sejak pertengahan bulan Juli secara teknikal sudah berada di area jenuh jual dan kedepannya saham ini masih akan terus dalam trend jual. Harga saham berikutnya diperkirakan akan bergerak pada kisaran 3818-3872.
Joel/VM/VBN/ Analyst at Vibiz Research Center
Editor:Jul Allens
Editor:Jul Allens

0 komentar:
Posting Komentar